Kamis, 16 Juli 2020 |
News Room

Yandri Sebut Puisi 'Ibu Indonesia' Mengusik Umat Islam

Selasa, 03 Apr 2018 | 17:53 WIB Dibaca: 526 Pengunjung

Anggota DPR RI, Yandri Susanto setelah Sosialisasi 4 Pilar di Gedung Kopri, Kota Serang, Selasa (3/4/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Anggota DPR RI, Yandri Susanto menilai, puisi 'Ibu Indonesia' karya Sukmawati Soekarnoputri mengusik kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bahkan menurutnya, puisi tersebut telah melukai masyarakat Muslim seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia yang mayoritas memeluk agama Islam.

"Sebagai umat Islam dan sebagai warga Banten, saya sudah banyak mendapat respon dan saya secara pribadi sangat menyesalkan puisi itu diucapkan yang menurut saya sudah keterlaluan," kata Yandri setelah Sosialisasi 4 Pilar di Gedung Kopri, Kota Serang, Selasa (3/4/2018).

Ia menuturkan, sebaiknya Sukmawati Soekarnoputri mencabut dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar kehidupan berbangsa, bernegara tetap terjaga dengan rapih.

"Sebaiknya Ibu Sukmawati mencabut dan meminta maaf agar kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama kemudian antar golongan ini bisa rapih dan tidak terkoyak-koyak, karena ini isunya sensitif," tuturnya.

Ia menjelaskan, sebagai anggota DPR RI, dirinya sangat setuju jika ada anak bangsa yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, sebab menurutnya, cara itu adalah cara yang sangat Pancasilais.

"Sebagai anggota DPR RI, saya setuju dan mendorong ada anak bangsa yang melaporkan ke pihak yang berwajib, itukan cara-cara yang sangat Pancasilais menurut saya, tidak dengan anarkhis dan brutal, sekarang bola ada di pihak kepolisian dan Ibu Sukmawati itu sendiri," jelasnya.

Ia menerangkan, dalam puisi tersebut, Sukmawati menyebutkan, konde ibu Indonesia sangatlah indah dan lebih cantik dari cadar. Menurut Yandri, hal itu snagat mengusik rasa keberagaman masyarakat Indonesia, terutama dari kalangan Muslim.

"Konde lebih mulia dari pada cadar, itu kan syariat Islam menutup aurat itu, itu sungguh mengusik rasa keberagaman kita terutama dari kalangan umat yang selama ini punya sumbangsih terhadap bangsa ini," terangnya.

Ia melanjutkan, pada bait selanjutnya, Sukmawati menyebutkan, suara kidung
Lebih merdu dari alunan adzan, hal itu yang menurut Yandri membuat masyarakat muslim Indonesia merasa marah.

"Bagaimana mungkin suara adzan disandingkan dengan suara Tidung, saya engga ngerti suara Tidung dan dari puisi itu kan suara adzan lebih rendah nilainya dari suara Tidung, orang pasti marah bukan hanya di Indonesia tapi juga seluruh dunia bisa marah," lanjutnya.

Selain itu, ia juga berharap agar Sukmawati betul-betul meminta maaf secara terbuka dan tidak mengulanginya dikemudian hari.

"Kalau saya berharap betul ibu Sukmawati meminta maaf secara terbuka itu adalah sebuah kehilafan dan tidak mengulangi lagi dimasa yg akan datang, karena ini sangat mengusik," pungkasnya.

Untuk diketahui, berikut petikan puisi 'Ibu Indonesia' karya Sukmawati Soekarnoputri:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Yandri Sebut Puisi 'Ibu Indonesia' Mengusik Umat Islam
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top