Selasa, 11 Desember 2018 |
News Room

WWF Indonesia Minta Kapolri Tindak Anggota yang Berburu Rusa di TNUK

Selasa, 04 Des 2018 | 14:18 WIB Dibaca: 183 Pengunjung

Logo WWF Indonesia. [net]*

SERANG, [NEWSmedia] - Yayasan World Wildlife Fund for Nature (WWF) Indonesia meminta kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian untuk menindak tegas anggotanya yang diduga ikut berburu Rusa Timor di Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Project Leader WWF Indonesia Kantor UK, Drh Kurnia Khairani melalui pesan singkatnya, Selasa (4/12/2018).

"kita mengharapkan Kapolri membuktikan komitmennya dalam memerangi illegal wildlife trade. Apalagi ini diduga anggotanya yang menjadi bagian dari kasus (perburuan)" kata Drh Kurnia Khairani, Project Leader WWF-Indonesia, kantor UK, melalui pesan singkatnya, Selasa (04/12/2018).

Ia menjelaskan, pihaknya mengapresiasi petugas gabungan dari Balai TNUK, TNI AL dan Polri, yang berhasil mengamankan para pemburu ilegal di Pulau Panaitan yang salah seorang pelakunya berpangkat Kombes.

"Kami WWF akan terus mensupport TNUK, untuk mengawal proses penegakan hukumnya," jelasnya.

BACA JUGA: Pemburu Liar di Ujung Kulon Ditangkap, Satu Oknum Berpangkat Kombes

Sementara itu, anggota Komisi Polisi Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti menyayangkan tindakan Kombes (B) yang ikut berburu di Taman Nasional Ujung Kulon tersebut.

"Sangat menyayangkan dan prihatin, jika ada oknum perwira menengah Polri berpangkat Kombes, yang diduga ikut terlibat dan ditangkap aparat gabungan kepolisian saat yang bersangkutan berburu rusa di TNUK," kata Poengky

Ia juga menegaskan, berdasarkan PP nomor 7 tahun 1999, hewan rusa termasuk dalam hewan yang dilindungi dan yang melanggar akan dikenakan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara dan denda Rp100 juta.

"Propam diharapkan dapat memeriksa secara profesional dan mandiri. Jika terbukti ada dugaan tindak pidana, tetap harus diproses sesuai aturan, dan jangan berhenti hanya di sanksi disiplin dan sanksi etik," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

WWF Indonesia Minta Kapolri Tindak Anggota yang Berburu Rusa di TNUK
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top