Senin, 13 Juli 2020 |
Pariwisata

Wisata Sambil Belajar Sejarah di Museum Monumen Perjuangan Bali

Selasa, 08 Nov 2016 | 17:06 WIB Dibaca: 960 Pengunjung

Museum Monumen Perjuangan Bali.*

[NEWSmedia] - Bicara soal wisata di Bali, biasanya tak jauh dari pantai, atau keindahan alam lainnya. Sebetulnya banyak yang lain, seperti misalnya museum. Di Bali ada satu museum yang cukup menarik untuk dikunjungi. Museum itu ialah Museum Monumen Perjuangan Bali. Selain menarik untuk diamati, museum ini jelas kaya akan pengetahuan tentang Bali di masa lampau.

Walau tak begitu populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara, Museum Monumen Perjuangan Bali sangat layak untuk dikunjungi. Di tempat ini pengunjung bisa mengetahui sejarah perjuangan masyarakat Bali pada masa kolonial dahulu. Perjuangan serta kisah-kisah heroik pejuang Bali kala itu menjadi sajian utama di museum ini.
Kisah-kisah itu bisa kita lihat dengan seksama dalam bentuk diorama. Salah satu diorama yang populer di sini yakni perang Puputan, yang mengisahkan perjuangan pemuda Bali berperang habis-habisan, mempertaruhkan segalanya demi mempertahankan daerah yang disebut dengan Puputan.

Di samping diorama tentang Perang Puputan, pengunjung juga dapat melihat diorama tentang Perang Jagaraja. Sama seperti halnya dengan Perang Puputan, diorama Perang Jagaraja juga mengisahkan perjuangan rakyat Bali dari kolonialisme yang menindas Bali pada waktu itu. Selain diorama, pajangan-pajangan lukisan ternama dari para maestro di masa lampau juga dipamerkan di sini. Seperti halnya diorama, kebanyakan tema lukisan yang dipajang juga mengisahkan kisah-kisah perjuangan dan sejarah pulau yang dijuluki pulau dewata tersebut.

Museum ini menempati tanah lapang yang sangat luas di daerah Puputan, tepatnya di lapangan Puputan yang biasa disebut oleh warga setempat sebagai Niti Mandala Renon. Terdapat monumen yang sangat unik di dalam museum. Monumen ini dinamakan Bajra Sandhi. Berdiri tinggi menjulang, Bajra sendiri merupakan alat yang dipakai di dalam upacara keagamaan pendeta Hindu di Bali. Monumen ini sendiri unik, di mana pada sisi tertentu terdapat tangga menuju puncak monumen dan di tengahnya terdapat sebuah kolam ikan yang sangat besar.

Untuk yang ingin mengunjungi tempat ini, Museum Monumen Perjuangan Bali dibuka setiap harinya kecuali terkait hari libur nasional atau hari raya keagamaan. Jam operasionalnya mulai dari pukul 8 pagi, hingga 5 sore WITA. Tarif yang dikenakan untuk masuk ke tempat tersebut juga sangat terjangkau, yakni hanya sebesar lima ribu rupiah per orang. [05]

Penulis: Rpk
Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Wisata Sambil Belajar Sejarah di Museum Monumen Perjuangan Bali
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top