Senin, 21 Agustus 2017 |
News Room

WH: Kita Targetkan Tiga Tahun Ada Perubahan di Banten Lama Ini

Jumat, 21 Jul 2017 | 13:11 WIB Dibaca: 262 Pengunjung

Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di sela kegiatan 'Banten Bebersih' di kawasan Banten Lama, Jumat (21/7/2017) pagi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Gerakan 'Banten Bebersih' yang dicanangkan Pemerintahan Provinsi Banten, Jumat (21/7/2017), dipusatkan di kawasan wisata religi dan cagar budaya Banten Lama. Kegiatan yang melibatkan ribuan orang dari berbagai lintas elemen itu juga sebagai event penanda akan dimulainya rencananya revitalisasi (penataan) kawasan Banten Lama.

Gubernur Banten Wahidin Halim yang tiba di Banten Lama sekitar pukul tiba sekitar pukul 07.30 WIB langsung meninjau area Masjid Agung dan Menara yang menjadi simbol Banten.

Saat itu WH didampingi Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, bersama Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah serta perwakilan Kenadziran Tb Abbas Wassee, dan juga sejumlah pejabat Provinsi Banten.

Gubernur Wahidin mengungkapkan ketidaknyamanannya melihat kondisi Banten Lama, mulai dari akses jalan masuk hingga kawasan yang tidak tertata rapi.

"Maka saya instruksikan Dinas PUPR, jalan masuk, ke depan tidak seperti ini, akses ke sini harus dalam keadaan baik. Saya tidak mau ada kaki lima yang acak-acakan, tempat parkir yang kumuh, pengemis yang memaksa, harus kita tata dengan baik," kata Wahidin saat memberikan sambutan.

Wahidin tidak ingin muncul pandangan dari masyarakat dan pengunjung (peziarah/wisatawan) bahwa kawasan Banten Lama tidak membuat nyaman, kotor, kumuh dan tidak mencerminkan perdaban dan kebudayaan seperti masa Kesultanan Banten.

"Secara moral, sebagai urang Banten, kita harus mengembalikan kejayaan Banten. Orang Banten hebat, beradab, maju, jangan hanya karena kepentingan pribadi, Banten disia-siakan," ucap WH.

Simak: Soal Revitalisasi Banten Lama, Begini Kata Wagub Andika Hazrumy

WH melanjutkan, setelah kawasan tersebut direvitalisasi (ditata) sesuai dengan DED yang dibuat Pemprov Banten, untuk selanjutnya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah (Pemkot Serang) dan pihak terkait lainnya untuk menjaga dan merawatnya.

"Saya harap Banten ini menjadi perintis kejayaan, paling tidak peradaban bagi masyarakat kita sendiri," tuturnya.

WH juga menegaskan, gerakan 'Banten Bebersih' tidak sekedar jargon semata. Gerakan tersebut akan dilakukan berkesinambungan. "Kita harus tunjukan etos kerja kita, pemerintah juga harus melakukan kebersihan. Kita targetkan tiga tahun ada perubahan di Banten lama ini," ujarnya.

Dalam Gerakan 'Banten Bebersih' ini, ada 11 lokasi yang dijadikan tempat untuk bersih-bersih, antara lain kawasan Gerbang Tol Serang Timur, Patung Kemang-Rel Penancangan, Warung Pojok-Kebon Jahe, Alun-Alun Serang-Kaujon, Terowongan Trondol-Simpang Pasar Rau, kawasan Situs Banten Girang, Pertigaan Unyur, Kaibon, Masjid Banten Lama, Tasikardi dan Eks Pendopo Gubernur.

Sekitar 3.000 orang dari berbagai lintas elemen seperti pegawai Pemprov Banten, Pemkab Serang, Pemkot Serang, pelajar, mahasiswa, anggota pramuka, relawan sosial yang terlibat, disebar untuk bersih-bersih sampah di 11 lokasi tersebut. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

WH: Kita Targetkan Tiga Tahun Ada Perubahan di Banten Lama Ini
Dinsos
Top