Kamis, 28 Januari 2021 |
Kesehatan - News Gallery

Waspada, Konsumsi Makanan Ini tanpa Dimasak Berdampak Buruk

Senin, 12 Feb 2018 | 09:31 WIB Dibaca: 1441 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Ada beberapa bahan makanan yang baik dikonsumsi mentah dan tidak. Beberapa bahan makanan masih memiliki senyawa anti gizi saat masih dalam keadaan mentah. Senyawa anti gizi ini meliputi antivitamin, antiprotein dan antimineral. Beberapa bahan makanan juga memiliki zat racun dan zat aktif yang keberadaannya bergantung pada proses pemanasan.

Bahan-bahan makanan yang mengandung senyawa anti gizi, zat racun hingga zat aktif ini perlu melalui proses pemanasan sebelum dikonsumsi. Berikut ini adalah beberapa bahan makanan tersebut seperti diungkapan oleh ahli gizi Rita Ramayulis.

Antivitamin: Telur, Jagung dan Ikan

Telur mentah memiliki kandungan zat antivitamin bernama avidin. Jika dikonsumsi, avidin akan menghambat proses penyerapan B1 dan Biotin dalam tubuh. Kandungan avidin dalam telur bisa dihilangkan melalui proses pemanasan.

Berbeda dengan telur, jagung memiliki kandungan zat antivitamin bernama niasinogen yang dapat menghambat penyerapan vitamin B3. Niasinogen pada jagung juga bisa dihilangkan melalui proses pemanasan.

Zat antivitamin lain bernama tiaminase bisa ditemukan pada ikan mentah. Jika dikonsumsi, tiaminase dapat menghambat penyerapan vitamin B1. Proses pemanasan dapat mengeliminasi kandungan tiaminase pada ikan.

Antiprotein: Kentang dan Kacang Polong

Kentang memiliki zat antiprotein bernama antiproteinase yang dapat menghambat kerja enzim pemecah protein. Sedangkan jenis kacang polong-polongan memiliki kandungan zat antiprotein bernama antitripsin yang dapat menghambat proteolisis. Kedua jenis zat antiprotein ini bisa dihilangkan melalui proses pemanasan.

Antimineral: Teh Hijau, Kacang-kacangan dan Umbi-umbian

Zat antimineral bernama tanin bisa ditemukan dalam teh hijau. Tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh karena senyawa polifenol ini mampu mengikat zat besi. Tanin bisa dihilangkan melalui proses pemanasan.

Di sisi lain, kacang-kacangan seperti kacang koro mengandung zat antimineral bernama fitat. Keberadaan fitat dapat mengikat zat besi sekaligus mengganggu ketersediaan kalsium, tembaga, zinc dan selenium. Fitat juga dapat dihilangkan melalui proses pemanasan.

Pada umbi-umbian seperti singkong, terdapat zat antimineral bernama goitrogenik. Zat goitrogenik dapat mengganggu produksi hormon kelenjar tiroid sehingga berpotensi menyebabkan penyakit gondok. Seperti antimineral lainnya, zat goitrogenik juga bisa dihilangkan melalui proses pemanasan. [rpk]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Waspada, Konsumsi Makanan Ini tanpa Dimasak Berdampak Buruk

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top