Jumat, 25 Mei 2018 |
News Room - Peristiwa - Hukum

Waspada, Kemasan Merk 'Maknyuss' dan 'Ayam Jago' Berisi Beras Subsidi

Jumat, 21 Jul 2017 | 17:42 WIB Dibaca: 984 Pengunjung

Beras merk Maknyuss dan Ayam Jago yang diamankan satgas pangan di Bekasi, Kamis (20/7/2017) malam.

JAKARTA, [NEWSmedia] - Satuan Tugas (Satgas) pangan menggerebek pabrik beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU), anak perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera, Perusahaan tersebut diduga memalsukan kandungan karbohidrat dalam kemasan. 

"Kadar karbohidrat dalam kemasan tidak sesuai dengan isinya. kontennya ditulis premium padahal isinya non-premium," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat penggerebekan, Kamis (20/7/2017) malam. 

Pabrik tersebut berlokasi di Jalan Rengas KM 60 Kecamatan Kedung Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kapolri tampak didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Ketua KPPU Syarkawi Rauf saat mendatangi lokasi. 

Sedikitnya 1.161 ton disita karena dianggap dijual secara curang. Polisi menyebut selama ini kemasan-kemasan beras tersebut telah dijual di minimarket. 

Menurut Tito, PT IBU menjual beras subsidi seharga beras premium. Mereka membohongi masyarakat dengan mencantumkan label premium dalam kemasan. 

"Mereka menjual beras medium seharga beras premium. Beras subsidi dikemas seolah-olah barang premium supaya harganya tinggi sekali," ujar Tito. 

Modus operandi yang dilakukan perusahaan itu adalah mengemas beras subsidi jenis IR64 dengan label cap Ayam Jago dan Maknyuss.

"Padahal beras IR64 adalah beras medium yang disubsidi pemerintah dengan harga Rp9 ribu per kilogram. Setelah dibungkus dan dilabeli, mereka jual seharga Rp20 ribu," tutur Kapolri. 

Sementara, Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Agung Setya, dalam keterangan tertulis menyebutkan, penyidik menduga terdapat tindak pidana dalam proses produksi dan distribusi beras yang dilakukan PT IBU. 

"Sebagaimana diatur dalam pasal 382 Bis KUHP dan pasal 141 UU 18 tahun 2012 tentang Pangan serta pasal 62 UU nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. diancam hukuman 5 tahun penjara," ujarnya.

Merek beras PT IBU yakni Cap Ayam Jago dan Maknyuss. Komposisi berasnya tak sesuai label.

"Penyidik menduga mutu dan komposisi beras Maknyuss dan Cap Ayam Jago yang diproduksi PT IBU, tidak sesuai dengan apa yang tercantum pada Label. Hal ini didasarkan pada hasil laboratorium pangan terhadap merek beras tersebut," tutur Agung.

Pabrik milik PT IBU terletak di Jalan Rengas Km 60 Karangsambung, kedungwaringan, Bekasi, Jawa Barat. Diketahui mereka menjual beras dengan harga Rp13.700 dan Rp20.400 per kg. Harga tersebut tak sesuai dengan kualitas beras yang dijual.

"Harga penjualan di tingkat konsumen terhadap beras produk PT IBU tersebut juga jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah yaitu sebesar Rp9.000 per Kg. Keuntungan yang besar tidak terdistribusi dengan petani dan konsumen beras secara adil," ujar Agung.

Tindakan yang dilakukan oleh PT Ibu tersebut menurut ahli pidana dapat dikatagorikan sebagai perbuatan curang untuk memperluas perdagangan yang dapat merugikan pelaku usaha lain.

"Tentunya para pelaku usaha yang terkait dengan pangan harus mengikuti harga acuan bahan pangan yang diatur pemerintah, saat ini aturan tersebut telah diperbaharui melalui Permendag 47 tahun 2017 yang ditetapkan tanggal 18 Juli 2017," jelas Agung. [Dtc]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Waspada, Kemasan Merk 'Maknyuss' dan 'Ayam Jago' Berisi Beras Subsidi

BERITA TERKAIT

POLRES SERANG KOTA NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top