Selasa, 04 Agustus 2020 |
Kesehatan - News Gallery

Waspada, Kanker Kepala Leher yang Sulit Dideteksi

Jumat, 11 Agt 2017 | 00:02 WIB Dibaca: 576 Pengunjung

Foto Ilustrasi

[NEWSmedia] - Kanker merupakan penyakit mematikan yang masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Salah satu kanker yang bisa menyebabkan kematian yaitu kanker kepala leher.

Menurut profesor ahli onkologi radiasi, Prof DR dr Soehartati Gondhowiardjo, SpRad(K)OnkRad bahwa walau kanker kepala leher tidak banyak diketahui orang-orang, penyakit ini termasuk penyakit berdarah dingin yang dapat menyerang siapapun.

Kanker kepala leher masih sulit untuk dideteksi. Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), terdapat kasus kanker kepala leher sebesar 10 persen per 100 ribu orang di dunia, dan 7 persennya mengalami kematian. Di Indonesia sendiri kasusnya mencapai angka 15 persen per 100 ribu orang, dan 13 persennya tidak dapat tertolong.

"Masih besarnya angka kematian kanker kepala leher karena deteksinya sudah mencapai stadium lanjut," tutur dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT), dr Marlinda Adham, SpTHT-KL(K), PhD dalam acara Perayaan Hari Kanker Kepala Leher Sedunia di Aula Departemen Radioterapi RS Cipto Mangunkusumo, Kamis (10/8/2017).

Masyarakat masih awam dengan penyakit ini, dan masih banyak yang belum mengetahui kanker apa saja yang termasuk dalam kanker kepala leher ini. Yaitu kanker sinonasal (sinus), nasofaring, mata, rongga mulut, parotis, laring, dan tiroid.

Menurut dokter yang disapa Linda itu mengatakan bahwa masyarakat Indonesia masih kurang informasi mengenai kanker satu ini dan kurangnya kesadaran akan deteksi dini dengan cara melakukan pemeriksaan rutin.

"Di luar negeri lebih banyak dideteksi saat stadium dini, karena awareness-nya, pengenalannya, kesadaran pasien untuk berobat juga sangat tinggi," imbuhnya. [hld]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Waspada, Kanker Kepala Leher yang Sulit Dideteksi
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top