Sabtu, 11 Juli 2020 |
News Room

Warga Sawah Luhur Kini Tak Sulit Lagi Memperoleh Air Bersih

Sabtu, 25 Mar 2017 | 09:37 WIB Dibaca: 811 Pengunjung

Bantuan prasarana air bersih yang diberikan Dompet Dhuafa di Kampung Mangerong, Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang sudah bisa dimanfaatkan warga.*

SERANG, [NEWSmedia] - Dompet Dhuafa Banten menggulirkan program 'Air untuk Kehidupan' untuk masyarakat yang kesulitan air bersih. Penyaluran program bantuan berupa prasarana air bersih itu diberikan kepada warga di Kampung Mangerong, Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Manajer Program Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono, menyebut, di lokasi program, terdapat 90 kepala keluarga yang bermukim. “Pemilihan lokasi didasari atas sulitnya warga memperoleh air bersih. Untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, warga terpaksa membeli air dari luar,” kata Mokhlas dalam siaran pers yang diterima NEWSmedia, Rabu (22/3/2017).

Menurut Mohklas, beberapa warga di Kampung Mangerong, Desa Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen ini telah berupaya mencari sumber air sendiri, seperti membuat sumur bor, namun selalu kegagalan.

“Karena dari galian beberapa meter saja, sumur sudah mengeluarkan gas yang tentunya berbahaya bila dilanjutkan,” ujar Mokhlas.

Fundraising and Communications Manager Dompet Dhuafa Banten, Dedi Setiawan Chogah, mengatakan penyaluran program Dompet Dhuafa Banten kepada masyarakat yang daerahnya kesulitan akses air besih, merupakan bantuan dari para donatur dan masyarakat.

Setiawan mengungkapkan, program yang sama telah diberikan kepada warga di Dusun Sungak, Desa Bendung, Kasemen, Kota Serang dan di Desa Pulo Kencana, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Ia menjelaskan, program ‘Air untuk Kehidupan’ adalah bukti komitmen Dompet Dhuafa dalam mendayagunakan dana infak donatur dan CSR perusahaan yang menjadi mitra dan memperluas manfaatnya.

“Mudah-mudahan kehadiran Dompet Dhuafa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Setiawan.

Ia juga menjelaskan, Secara teknis program ‘Air untuk Kehidupan’ yang dilaksanakan adalah pengeboran dan juga penyediaan infrastruktur pendukungnya seperti MCK komunal, kran distribusi, dan penampungan air.

Menurut Setiawan, air yang keluar dari sumber air di kedalaman 130 meter kemudian akan ditampung pada bak penampung yang akan diletakkan di atas MCK. Program ini digelar sejak awal November 2015 yang bekerjasama dengan komunitas M2C dan melibatkan warga setempat dalam prosesnya.

Sementara itu, Ujang, tokoh masyarakat Kampung Manngerong merasakan manfaat dari program ‘Air untuk Kehidupan. “Alhamdulillah, sekarang beban warga sudah agak ringan dengan adanya bantuan dari Dompet Dhuafa. Oleh karena diharapkan masyarakat juga dapat menjaganya dengan baik,” katanya.

“Sekarang fasilitasnya sudah ada, tentu saatnya kita memanfaatkan dan menjaga sebaik-baiknya agar terus bisa dimanfaatkan sampai nanti,” sambungnya. [ard]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Warga Sawah Luhur Kini Tak Sulit Lagi Memperoleh Air Bersih

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top