Selasa, 20 Oktober 2020 |
News Room - Internasional

Warga Pandeglang Terlantar di Suriname, Mahasiswa Galang Dana untuk Ongkos Pulang

Selasa, 22 Sept 2020 | 11:42 WIB Dibaca: 2343 Pengunjung

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Sejumlah mahasiswa dan pemuda Pandeglang melakukan aksi penggalangan dana di Alun-alun Pandeglang sejak Senin (21/9/2020).

Aksi tersebut dilakukan untuk membantu kepulangan Budi Utama Hakim, warga Kecamatan Jiput Kabupaten Pandeglang yang menjadi korban ‎penipuan agen penyaluran TKI ilegal di Suriname.

Di sela-sela penggalangan dana, Koordinator lapangan peduli TKI,  Fikri Anidzar Albar menuturkan,‎ Budi Utama Hakim adalah korban penipuan perusahaan penyalur TKI.

Waktu itu korban dijanjikan  untuk bekerja menjadi pelaut, namun saat datang ke Suriname Amerika Selatan, ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan korban.

Sebelumnya, korban diberangkatkan oleh PT. Berjaya Putra Mandiri, yang beralamat di Bekasi Town Square (BETOS) Jl. Cut Mutiah Blok D6 Bekasi Indonesia pada Februari 2020. Namun, agen perusahaan ini tutup dan diduga ilegal.

“Ya, saat tiba di Amerika korban melarikan diri dari mes agency perusahaan di Suriname, karena kontrak kerja yang ditandatanganinya tidak sesuai dengan perjanjian. Korban yang dijanjikan menjadi pelaut, malah menajdi tukang sapu gudang selama tiga bulan lamanya di Suriname,” katanya.

Menurut Fikri, melalui aksi penggalangan dana tersebut diharapkan ada keseriusan pemerintah untuk membantu kepulangan korban yang saat ini masih berada di Suriname.

“Kami minta pemerintah daerah agar  melakukan koordinasi membantu korban yang saat ini berada di Amerika. Kasihan, warga Pandeglang korban agen perusahaan TKI tidak bisa pulang ke tanah air,” ujar Fikri.

Menurut dia, aksi penggalangan dana ini tidak lain untuk membantu kepulangan korban dari Suriname ke Pandeglang.

“Ya, KBRI tidak bisa memulangkan dengan alasan tidak ada biaya dan ketika TKI ingin pulang harus punya ongkos sendiri. Ongkos dari Bandara Suriname ke Soekarno Hatta sekitar Rp 17 juta ,”ujarnya.

Terpisah, Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Pandeglang, Dadun Kohar menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait keberadaan TKI tersebut.

“Kita sudah lakukan koordinasi secara prosedural, namun TKI yang ada di Suriname ini ternyata berangkatnya ilegal dan tidak tercatat di Disnakertrans ,” katanya. [resonansi]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Warga Pandeglang Terlantar di Suriname, Mahasiswa Galang Dana untuk Ongkos Pulang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top