Sabtu, 24 Agustus 2019 |
News Room - Pemerintahan

Warga Banten yang Belum Miliki BPJS Bisa Berobat Gratis Dengan KTP

Sabtu, 10 Jun 2017 | 03:30 WIB Dibaca: 1834 Pengunjung

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami Al Muhidin, Serpong Utara, Tangsel, Jumat (9/6/2017) malam.*

SERPONG, [NEWSmedia] - Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy kembali menegaskan komitmennya untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Secara khusus, pelayanan kesehatan gratis akan diberikan kepada warga tidak mampu yang belum terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan, hanya dengan menunjukkan e-KTP domisili Banten.

“Kami tahu bahwa program ini bakal berbenturan dengan UU yang mengatur tentang BPJS. Tapi UUD jelas-jelas mengamanatkan agar masyarakat tanpa terkecuali mendapatkan pelayanan dasar dari pemrintah termasuk pelayanan kesehatan,” kata Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat memberikan sambutan pada acara Safari Ramadhan Pemprov Banten di Mesjid Jami Al Muhidin di Serpong Utara, Tangsel, Jumat (9/6/2017).

Andika mengungkapkan, pihaknya banyak mendapati fakta bahwa masyarakat di Banten belum mengetahui tentang BPJS. “Ada juga yang sudah tahu, tapi mereka tidak mampu membayar iurannya,” ujarnya

“Jadi sekali lagi, kami jelaskan bahwa program ini adalah untuk warga Banten yang belum tercover BPJS. Dan itu memang masih banyak,” sambung Andika.

Ia mengungkapkan, program berobat gratis menggunakan e-KTP saat ini sedang difinalisasi, baik dari segi aturan maupun teknisnya.

Program tersebut, lanjut Andika, ditargetkan agar bisa dilaksanakan tahun 2017 ini. “Untuk tahap awal ini, program tersebut hanya bisa diakses di rumah sakit milik Pemprov Banten, yaitu RSUD Banten di Kota Serang dan di RSUD Malingping,” ujarnya.

Meski begitu, Andika menargetkan untuk tahap selanjutnya Pemprov Banten menargetkan program tersebut bisa diakses warga Banten di rumah sakit milik kabupaten/kota.

"Ini dimungkinkan, dengan misalnya menggunakan dana bantuan daerah untuk pembiayaannya di rumah sakit kabupten/kota itu. Semua sedang kita kaji kemungkinan-kemungkinannya,” tutur Wagub.

Sementara itu, dalam Safari Ramadan kali ini, Wagub Banten mengapresiasi Pemkot Tangsel yang telah banyak mendapatkan prestasi atas kinerja di bidang pelayanan masyarakat. Ia juga mengucapkan selamat atas diraihnya predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) yang diraih Pemkot Tangsel dari BPK Banten untuk laporan keuangan tahun 2016.

“Tangsel juga dinobatkan sebagi daerah otonomi baru yang memiliki kinerja pelayanan terbaik versi Kementerian Dalam Negeri," kata Wagub disambut tepuk tangan jamah tarawih di mesjid yang berusia hampir 150 tahun tersebut.

Tak hanya itu, Andika juga menilai Tangsel telah berhasil menjadi kota dengan konsep smart city. Ia menginginkan agar Tangsel menjadi pelopor penerapan smart city bagi semua kabupaten/kota di Banten.

“Bahkan kami di Pemprov Banten juga akan menerapkan hal serupa mulai tahun ini. Dimulai dengan e-government,” katanya.

Pada kesempatan ini, hadir Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Sekda Tangsel Muhammad. Dalam kegiatan Safari Ramadan ini, Wagub Banten didampingi sejumlah pejabat Pemprov Banten, di antaranya Asda III Samsir, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Ajak Muslim, Kepala Badan Pelatihan SDM Endrawati, dan staf ahli gubernur Enong Suhaeti. [dam/ard]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Warga Banten yang Belum Miliki BPJS Bisa Berobat Gratis Dengan KTP
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top