Kamis, 25 Februari 2021 |
News Room - Internasional

Wanita Berhijab Diserang Pendukung Fanatik Trump

Sabtu, 28 Jan 2017 | 16:55 WIB Dibaca: 1271 Pengunjung

Foto Ilustrasi

WASHINGTON, [NEWSmedia] - Kebijakan Presiden AS Donald Trump yang melarang kaum muslim dari beberapa negara dilarang masuk ke AS, dampak negatifnya mulai terlihat. Tanpa alasan yang kuat seorang pria asal Massachusetts, menyerang seorang pegawai wanita muslim di Bandara Internasional John F. Kennedy, New York. Rabu, (25/1/2017) malam waktu setempat.

Robin Rhodes (57), Pria asal Massachusetts, Amerika Serikat ditangkap petugas bandara dan akan dijerat dengan sembilan dakwaan kejahatan kebencian.

Jaksa Distrik Queens, Richard Brown mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (28/1/2017), Robin Rhodes menyerang Rabeeya Khan saat wanita berhijab itu bekerja di Sky Lounge milik maskapai Delta Airlines.

Rhodes saat itu mendekati pintu kantor tempat Khan bekerja dan berkata: "Apakah Anda tidur? Anda sedang berdoa? Apa yang sedang Anda lakukan?" Pria itu kemudian meninju pintu dan mengancam Khan serta menendang dia di kaki kanannya. Khan pun mencoba lari, namun Rhodes menghalanginya sampai seseorang yang melintas mencoba menenangkan Rhodes.

Khan setelah itu kabur dari kantornya. Namun Rhodes sempat mengikuti wanita itu dan berteriak-teriak padanya. "Trump di sini sekarang," teriak Rhodes saat itu.
"Dia akan menyingkirkan kalian semua. Anda bisa bertanya pada Jerman, Belgia dan Prancis mengenai orang-orang seperti ini. Anda akan melihat apa yang terjadi," cetus Rhodes saat itu, menurut pernyataan Brown.

Menurut statemen Brown, Khan mengalami nyeri di kaki kanannya akibat tendangan Rhodes dan khawatir pria itu akan semakin menyakitinya.

Juru bicara Delta Airlines, Anthony Black menyatakan, Khan bekerja untuk sebuah perusahaan Israel yang menyediakan layanan untuk maskapai tersebut. Dalam sebuah statemen, Delta mengecam insiden tersebut. "Orang-orang yang kasar atau menunjukkan perilaku mengganggu, tidak bisa diterima," tegas Delta.

Rhodes akan diadili di Pengadilan Kriminal Queens. Jika terbukti bersalah, dia terancam hukuman penjara maksimum empat tahun. [Rtr]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Wanita Berhijab Diserang Pendukung Fanatik Trump
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top