Selasa, 26 Mei 2020 |
News Room

Wah, Rel Kereta Api Rangkasbitung-Merak Akan Punya Jalur Ganda

Kamis, 18 Mei 2017 | 15:48 WIB Dibaca: 2445 Pengunjung

ilustrasi.*

SERANG [NEWSmedia] - Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jendral Perkeretaapian, berencana akan membangun jalan kereta api jalur ganda jurusan Rangkasbitung-Merak.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, Beni Suryana saat menggelar Konsultasi Publik Amdal pembangunan jalan Kereta Api jalur ganda antara Rangkasbitung-Merak di rumah makan S'Rizki, Ciceri Kota Serang. Kamis (18/5/2017).

Beni mengatakan pihaknya mencatat ada 18 kecamatan dan 51 desa yang akan dilewati dalam proyek pembangunan rel kereta api ganda tersebut.

"Panjangnya sekitar 69 kilometer, dan dicatatan kita ada 18 kecamatan dan 51 desa yang terlewati nanti," katanya.

Ia mengungkapkan, sebelumnya mereka telah melakukan pembangunan jalan rel kereta api ganda dari Maja-Jakarta dan akan berlanjut dengan pembangunan jalur kereta Rangkas-Merak.

"Di Banten ini beberapa jalur sedang kami kembangkan, sebelumnya kami sudah melakukan pengerjaan dari Maja ke Jakarta. Nah sekarang Rangkasbitung-Merak," terangnya.

Untuk itu, mereka saat ini sedang melakukan kajian Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), sehingga tidak akan mengganggu kepentingan masyarakat sekitar.

"Yang jelas semua prosedur pasti akan kami lewati termasuk Amdal," ungkapnya.

Sementara itu Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten,  Edi Wiryanto mengungkapkan, akan ada dampak yang terjadi setelah pembangunan double track Rangkasbitung-Merak selesai.

"Dampak positif sudah jelas, dampak negatif juga pasti ada. Makanya sebelum pekerjaan fisik dibangun maka harus ada izin lingkungan. Dalam arti perlu memperhatikan prosedur untuk meminimalisir dampak lingkungan yang negatif," ungkapnya.

Ia berharap agar semua unsur perwakilan masyarakat agar dapat memperhatikan dan menyampaikan keluhan atau kekhawatiran yang terjadi kedepannya.

"Amdal sangat perlu untuk menunjang pengerjaan fisik bangunan rel kereta api. kami berharap agar semua unsur masyarakat termasuk Camat dan Lurah, dapat menyampaikan kekhawatiran masyarakatnya apabila nanti track rel kereta api dibangun. Dampaknya pasti macem macem ada kebisingan ada pembuangan limbah, nah itu perlu disampaikan," katanya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Camat, Kecamatan Serang, H. TB. Yasim menegaskan bahwa dalam proses pembangunan jalur kereta api nanti, masyarakat yang tinggal di bantaran rel kereta agar segera memindahkan tempat tinggalnya.

"Rencana pembangunan jalur kereta api ini double track, kemungkinan kedepan ada pelebaran jalan perkeretaapian dan bagi masyarakat yang berada dibantaran harus rela untuk memindahkan, jangan sampai ada hal hal yang tidak diinginkan. Khususnya untuk masyarakat Sumur Pecung, Cimuncang, dan Tamansari Kota Serang," tegasnya. {ifal]

Penulis: Syahrifal
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Wah, Rel Kereta Api Rangkasbitung-Merak Akan Punya Jalur Ganda
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top