Minggu, 25 Februari 2018 |
News Room

Wagub Banten 'Pecut' OPD Kejar Target Three Zero HIV/Aids

Senin, 18 Des 2017 | 19:00 WIB Dibaca: 256 Pengunjung

Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy.*

SERANG, [NEWSmedia] – Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy selaku Kepala Pelaksana Harian Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Banten mengaku akan memecut kinerja  Organisais Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten dalam upaya pencegahan dan penanganan HIV/Aids di Banten.

Hal itu mengingat, pemerintah pusat telah menetapkan target three zero angka HIV/Aids pada 2030.  Three zero dimaksud adalah bebas infeksi HIV baru, bebas diksriminasi dan stigma pada pengidap HIV, serta bebas kasus kematian akibat AIDS.

“Di Banten sendiri jumlah pengidap terus bertambah setiap tahun. Keadaan ini adalah tantangan berat untuk mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) hingga tahun 2030, dimana di sektor penanganan HIV/Aids itu targetnya 3 zero,” kata Andika usai melakukan Rapat Koordinasi dengan Pengurus KPA Banten di Ruang Rapat Wakil Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (18/12/2017).

Andika mengatakan, selaku wakil gubernur, dirinya meminta OPD dan anggota KPA Banten untuk all out melakukan upaya pencegahan dan penanganan HIV/Aids yang menjadi tupoksi atau tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

“Di ranah penanganan, saya akan meminta Dinas Kesehatan untuk lebih fokus melakukan program pengobatan kepada warga yang terjangkit. Serta kepada Dinas Sosial, saya akan meminta untuk membantu tugas penanganan pengidap HIV/Aids yang punya persoalan social,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris KPA Provinsi Banten, Encep Mukardi mengungkapkan, sebanyak 5.345 warga Banten yang tersebar di delapan kabupaten dan kota terjangkit virus HIV, dengan jumlah penularan sebanyak 721 orang yang baru tertular pada tahun 2016.

“Ini dari keseluruhan jumlah kasus HIV/Aids di Banten yang mencapai 9.047 kasus. Artinya 54 persen kasusnya sudh ditemukan dan ditangani,” kata Encep.

Mengenai modus penularannya sendiri, lanjut Encep, sejak tahun 2016 terjadi pergeseran modus penularan dari yang sebelumnya melalui jarum suntik narkoba dan perilaku homoseksual, menjadi penularan melalui hubungan sex heteroseksual.

“Jadi seperti penularan dari suami kepada istrinya. Tercatat pada tahun 2017 ini ada sebanyak 600 ibu rumah tangga yang tertular virus Aids dari 1.891 kasus yang ada, atau sekitar 12 persen penularan melalui hubungan sex heteroseksual ini,” pungkasnya. [dham]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Wagub Banten 'Pecut' OPD Kejar Target Three Zero HIV/Aids

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top