Selasa, 18 Desember 2018 |
News Room

Wagub Banten Diberi Gelar ‘Abah Alit’ Oleh Forum Anak Banten

Rabu, 23 Agt 2017 | 18:50 WIB Dibaca: 625 Pengunjung

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam acara peringatan Hari Anak Nasional 2017 tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (23/8/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mendapat hadiah istimewa dari Forum Anak Banten. Ia diberi gelar ‘Abah Alit’ sebagai bentuk penghargaan dan kehormatan atas kepeduliannya terhadap urusan anak-anak di Banten.

Pemberian gelar ‘Abah Alit’ untuk Andika terjadi pada acara peringatan Hari Anak Nasional 2017 tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Rabu (23/8/2017).

Andika diberikan penghargaan oleh Forum Anak Banten Karena dinilai peduli pada persoalan yang melibatkan kehidupan anak-anak di Banten. Forum Anak Banten juga memberi apresiasi serupa untuk Gubernur Banten Wahidin Halim yang mendukung program anak di Banten menjadi prioritas.

Andika mengatakan, Pemprov Banten mendorong program wajib belajar 12 tahun menjadi program prioritas yang masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJMD) Provinsi Banten Tahun 2017-2022.

Menurut dia, program wajib belajar 12 tahun merupakan perwujudan dari perlindungan anak, yaitu dengan mengenai hak anak-anak untuk mengenyam pendidikan dasar. “Dengan sekolah, mereka menjadi manusia-manusia terdididik yang bisa melindungi diri sendiri dan masa depannya,” tutur Andika.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Andika mengungkapkan rata-rata lama sekolah Provinsi Banten pada tahun 2016 menunjukkan kondisi terendah berada di Kabupaten Lebak yakni 5,86 tahun. Sedangkan rata-rata lama sekolah tertinggi berada di Kota Tangerang Selatan yang mencapai 11,57. Angka itu hampir mencapai target program wajib belajar 12 tahun.

“Merujuk kepada data itu, ada ketimpangan yang cukup besar dari indikator di bidang pendidikan tersebut. Oleh karena itu, program pendidikan menjadi prioritas dalam RPJMD 2017-2022, membangun sarana dan prasarana pendidikan guna meningkatkan aksesibilitas pendidikan,” paparnya.

Lebih jauh, kata Andika, persoalan pendidikan terhadap anak-anak tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah, tanpa peran aktif keluarga. Hal itu, terutama yang menyangkut pendidikan karakter. Kata Andika, keluarga memiliki peran penting untuk membentuk kepribadian dan kompetensi anak.

“Juga perlu adanya kesadaran bersama antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan kelompok masyarakat pemerhati perlindungan anak untuk mendorong setiap keluarga di Provinsi Banten agar memiliki pengasuhan yang berkualitas, berwawasan, keterampilan dan pemahaman yang komprehensif dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, Wagub Banten memberikan penghargaan kepada dua anak Banten berprestasi internasional. Keduanya adalah siswa SD Al-Azhar 10 Serang, yakni Galih Nur Rizqy, peraih medali perak di International Mathematic Competition 2016 di India, dan M Anwar Andromeda sebagai peserta Asian Junior Robot Cup 2016 di Malaysia. [dam/idr]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Wagub Banten Diberi Gelar ‘Abah Alit’ Oleh Forum Anak Banten

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top