Senin, 17 Desember 2018 |
News Room - Pemerintahan

Wagub Andika Sebut Penduduk Miskin di Banten Berkurang

Senin, 12 Nov 2018 | 06:45 WIB Dibaca: 104 Pengunjung

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat membuka acara Pameran seni dan Budaya Banten di Anjungan Provinsi Banten, TMII Jakarta, Sabtu (10/11/2018).*

JAKARTA, [NEWSmedia] – Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menyebutkan, jumlah penduduk miskin di Banten berkurang dari 9,22 persen pada tahun 2003 menjadi 5,24 persen pada semester I tahun 2018.

Menurutnya, Indeks pembangunan manusia (IPM) Provinsi Banten terus meningkat hingga mencapai 71,42 pada tahun 2017. Pendapatan asli daerah terus meningkat dari Rp1,3 triliun pada tahun 2007 mencapai Rp6,18 triliun pada tahun 2018. Laju pertumbuhan Ekonomi (LPE) secara progresif pada triwulan III tahun 2018 tumbuh sebesar 5,89 persen.

“Jumlah penduduk miskin mengalami penurunan, dari 9,22 persen pada tahun 2003, menjadi 5,24 persen pada bulan semester I tahun 2018,” kata Andika saat membuka acara Pameran seni dan Budaya Banten di Anjungan Provinsi Banten, TMII Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

Di sisi lain, lanjut Andika, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) terus mengalami kenaikan bahkan mengalami peningkatan, bahkan berdasarkan Realisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) BKPM RI tahun 2018, kata Andika, pada triwulan II nilai investasi PMA dan PMDN di Provinsi Banten mencapai Rp14,4 triliun.

“Banten tertinggi ke-4 dalam pencapaian PMA dan PMDN secara nasional setelah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur,” ujarnya.

Meski begitu, Andika mengakui, dari beragam keberhasilan dalam berbagai indikator capaian tersebut, disparitas antar wilayah di Provinsi Banten masih sangat tinggi yang dapat terlihat dari ketimpangan capaian IPM antar wilayah kabupaten/ kota di Provinsi Banten.

"IPM Kabupaten Pandeglang pada tahun 2017 sebesar 63,82 dan IPM Kabupaten Lebak tahun 2017 sebesar 62,95 kontras berbeda dengan capaian IPM Kota Tangerang pada tahun 2017 sebesar 77,01 dan IPM Kota Tangerang Selatan yang mencapai 80,84," jelasnya.

Andika juga mengulas, sektor industri khususnya industi pengolahan menjadi potensi investasi di Provinsi Banten. Namun di satu sisi, lanjutnya, pemerintah juga tengah fokus pada pengembangan investasi di sektor pariwisata.

“Saat ini pariwisata menjadi kontributor devisa terbesar kedua di atas sektor migas dan setelah industri minyak sawit. Untuk itu, saya mengajak seluruh stakeholder bidang pariwisata bersama-sama Pemerintah Daerah untuk senantiasa meningkatkan potensi wisata di Provinsi Banten,” pungkasnya. [dham]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Wagub Andika Sebut Penduduk Miskin di Banten Berkurang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top