Senin, 13 Juli 2020 |
News Room - Politik

Waduh! Soal Ahok, Mendagri Berani Mundur Karena ada 'Back Up'

Kamis, 23 Feb 2017 | 13:50 WIB Dibaca: 3478 Pengunjung

Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Desmond Junaidi Mahesa.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Pernyataanya Mendagri Tjahjo Kumolo yang rela mundur apabila keputusan yang diambilnya salah, Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Desmond Junaidi Mahesa menduga bahwa Tjahjo berani mundur karena ada yang melindungi.

Menurut Desmond, setelah Tjahjo Kumolo siap mundur dari jabatan menteri apabila pengangkatan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjadi Gubernur melanggar undang-undang (UU). 

"Tidak mungkin seorang Mendagri berani ngomong mundur kalau tidak di-back up," ujar Desmond di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR ini, pengangkatan kembali Ahok telah melanggar UU. Karena apabila seorang kepala daerah berstatus terdakwa maka Mendagri wajib untuk memberhetikannya. 

"Ya putusan dia terdahulu atas kasus yang sama apa? Tiba-tiba dia mengubah putusan yang pernah dia putuskan," katanya.

Sekadar informasi, diangkatnya Ahok menjadi orang nomor satu di Jakarta menuai polemik. Karena mantan Bupati Belitung Timur itu sudah bersatus terdakwa dalam kasus dugaan penodaan agama. Akibat keputusan Mendagri tersebut, setidaknya ada empat fraksi di DPR yang mengajukan hak angket, mereka Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat.

Menurut empat fraksi tersebut, Mendagri yang mengangkat kembali Ahok dianggap bertentangan degan aturan dan perundang-undangan. [okz]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Waduh! Soal Ahok, Mendagri Berani Mundur Karena ada 'Back Up'
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top