Rabu, 22 November 2017 |
News Room - News Community

Unjuk Rasa Mahasiswa, Tuntut Pemkot Serang Tegakkan Perda Pekat

Jumat, 07 Apr 2017 | 18:36 WIB Dibaca: 488 Pengunjung

Kammi Universitas Islam Negri (UIN) Banten, menggelar aksi unjukrasa di depan Halte Kampus UIN Banten, Jum'at, (7/4/2017).

SERANG [NEWSmedia] - Upaya penegakan hukum penyakit masyarakat di Kota Serang dirasa kurang optimal, puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi) Universitas Islam Negri (UIN) Banten, menggelar aksi unjukrasa di depan Halte Kampus UIN Banten, Jum'at, (7/4/2017).

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut kepada Pemerintah Kota Serang untuk mengoptimakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang nomor 2 tahun 2010 tentang pencegahan, pemberantasan, dan penanggulangan penyakit masyarakat, gelandangan, dan pengemis serta anak jalanan yang merupakan enam klasifikasi penyakit masyarakat.

Ketua Umum Kammi UIN Banten, Asep waryanto mengatakan bahwa Pemerintah Kota Serang dalam menerapkan Perda mengenai penyakit masyarakat tidak optimal dilakukan.

"Terbukti dari kondisi sekarang, di Kota Serang masih banyak angka penyakit masyarakatnya. Bahkan makin bertambah tiap harinya," katanya.

Tidak seriusnya Pemkot Serang dalam menerapkan perda, Asep menilai dari data yang mereka peroleh, bahwa angka penyakit masyarakat di KOta Serang masih terbilang tinggi dan malah bertambah setiap harinya.

"Dari data yang kita peroleh, masalah penyakit masyarakat di Kota Serang masih dibilang tinggi. Artinya, Pemkot enggak serius untuk melakukan pencegahan," terangnya.

Ia berharap, Pemerintah Kota Serang segera bertindak tegas dan memberikan solusi kepada para pelaku prostitusi atau penyakit masyarakat yang lainya.

"Kita khawatir kalo ini dibiarkan akan menjadi-jadi. Kan malu Ibu Kota Provinsi kondisinya memprihatinkan. Semoga pemerintah sigap dan cepat memberikan solusi untuk Kota Serang Madani ini," pungkasnya. [Ifal]

Penulis: Syahrifal
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Unjuk Rasa Mahasiswa, Tuntut Pemkot Serang Tegakkan Perda Pekat
Top