Minggu, 27 Mei 2018 |
News Room

17 Tahun, TKW Asal Kabupaten Serang Tidak Pulang Tanpa Kabar

Kamis, 04 Jan 2018 | 16:04 WIB Dibaca: 337 Pengunjung

Astara (45) saat menunjukkan foto putrinya, Nilawati di Kampung Domas, Rt 13/03, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Kamis (4/1/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Nilawati (32), warga Kampung Domas, Rt 13/03, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang sudah 17 tahun hilang kontak dengan keluarganya di Banten. Ia menghilang tanpa kabar setelah berangkat ke Arab Saudi menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pada 2001.

Ayah Nilawati, Astara (45) mengatakan, dirinya pernah berkomunikasi dengan putrinya tersebut pada 2005 dan 2010. Bahkan Nilawati juga sempat mengirimkan sejumlah uang kepadanya sebesar Rp7 juta.

“Sejak pertama berangkat emang udah nggak ada komunikasi. Ada komunikasi pas 2005,” kata Astara di Kampung Domas, Rt 13/03, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Kamis (4/1/2017).

Astara mengaku, anak pertama dari empat bersaudara ini sudah 17 tahun tak kunjung pulang, padahal, dirinya ingin sekali memeluk putri kesayangannya itu.

“Terakhir komunikasi 2010, dia (Nilawati-red) bilang pengen pulang. Katanya mau diurus sama majikannya. Ditunggu setengah bulan, satu bulan sampe bertahun-tahun nggak pulang-ulang,” jelasnya.

Astara yang tidak memiliki pekerjaan ini menuturkan, setiap dirinya ingin berkomunikasi dengan anaknya tersebut, ia selalu menghubungi sponsor yang memberangkatkan Nilawati, sebab menurutnya, orang yang tahu dan bisa menghubungi majikannya adalah sponsornya.

“Pas mau pulang, katanya berkasnya kurang. Kata saya, ya sponsornya aja suruh lengkapin pasti tahu,” ucapnya dengan nada membatin.

Astara juga menjelaskan, dirinya sangat menyesal dengan kejadian tersebut, sebab saat putrinya itu mengirimkan dirinya sejumlah uang dengan amplop yang bertuliskan alamat majikannya itu hilang pada tahun 2005. Bahkan, dari 2010 sampai sekarang, kabar dari putrinya tak kunjung ada.

“Yang saya tahu nama di amplop Sulaiman Asamiri. Padahal kalau ada (amplop-red) bisa jadi bukti,” pungkasnya, seraya berharap Nilawati cepat pulang dan bisa kembali lagi bersama keluarganya di Desa Domas.

Sementara itu, Ketua DPW Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Provinsi Banten, Maftuh Hafi Salim menyebutkan, ada 275 laporan kasus TKI yang bermasalah dan tersebar di 4 wilayah, yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang.

“Kabupaten Serang menjadi kantong yang masuk ke SBMI. Banyak kasus TKI illegal dan kasus- non prosedural, ini harus dihentikan,” paparnya melalui pesan singkat. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Ribuan Pesantren di Banten Diguyur Rp20 Juta
Sabtu, 26 Mei 2018 | 11:29 WIB
Ribuan Pesantren di Banten Diguyur Rp20 Juta
Cek Harga Bahan Pangan Jelang Akhir Pekan
Sabtu, 26 Mei 2018 | 07:05 WIB
Cek Harga Bahan Pangan Jelang Akhir Pekan

KOMENTAR

17 Tahun, TKW Asal Kabupaten Serang Tidak Pulang Tanpa Kabar
POLRES SERANG KOTA NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top