Jumat, 16 November 2018 |
News Room

Tokoh Ulama Banten Minta Cagub yang Dibidik KPK Diungkap Sebelum Pilkada

Senin, 19 Des 2016 | 19:09 WIB Dibaca: 5289 Pengunjung

Abuya KH Muhtadi Dimyati.*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Tokoh ulama Banten KH. Abuya Muhtadi Dimyati angkat bicara soal pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo yang mengungkap ada salah satu calon di Pilkada Banten 2017 yang terindikasi korupsi.

“Saya sudah tahu informasi itu, bahkan saya baca sendiri di koran, pernyataan Ketua KPK bahwa cagub Banten ada yang dibidik KPK,” kata Abuya, kepada wartawan, Senin (19/12/2016).

Abuya Muhtadi pun meminta KPK untuk segera mengungkap kasus tersebut secara jelas, termasuk calon yang dimaksud terindikasi korupsi.

"KPK harus transparan dan umumkan, agar masyarakat tak resah dengan kabar tersebut,” ujar putra dari Abuya Dimyati tersebut.

Selain itu, Abuya Muhtadi juga meminta masyarakat Banten untuk tetap tenang dengan adanya kabar tersebut. "Masyarakat harus tenang tanpa resah, serahkan pada KPK saja, agar menindak siapa cagub yang dimaksud KPK,” tutur Abuya.

Abuya juga menambahkan, KPK jangan sampai lamban menangani isu seperti ini. “Umumkan saja agar masyarakat tidak kecewa. Jika diumumkan setelah pilgub nanti, pemilih kecewa dengan cagub yang dipilih ternyata jadi tersangka,” ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan ada kasus korupsi di Banten yang akan dibuka setelah Pilkada 2017. Kasus tersebut, katanya, menyangkut salah satu calon di Pilgub Banten.

“Ya, menyangkut salah satu calon,” ujar Agus Rahardjo kepada wartawan, Selasa, 29 November lalu.

Ketika ditanya oleh wartawan siapakah salah seorang calon Gubernur Banten yang tersangkut dugaan tindak pidana korupsi, Agus Rahardjo tidak menjawab secara jelas.

“Sudah, sudah, nanti saya dibilang mencampuri urusan politik. Nanti, setelah Pilkada selesai akan dituntaskan," ucap Agus.

Pada November lalu, KPK kabarnya memanggil calon petahan Gubernur Banten Rano Karno terkait kasus TPPU Tubagus Chaeri Wardana (Wawan). Sebelumnya, berdasarkan fakta persidangan Wawan, nama Rano sempat disebut oleh saksi Yayah Rodiah yang merupakan bendahara perusahaan milik Wawan.

Pemanggilan terhadap Rano Karno juga dibenarkan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Saut mengatakan ada beberapa hal yang perlu dimintai penjelasan dari Rano Karno.

Tak menutup kemungkinan dengan fakta dan bukti yang dimiliki, KPK akan segera menetapkan tersangka baru kasus TPPU Tb Chaeri Wardana alias Wawan. [ti/act]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Tokoh Ulama Banten Minta Cagub yang Dibidik KPK Diungkap Sebelum Pilkada

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top