Jumat, 07 Mei 2021 |
News Room

Tingkat Pengangguran Tinggi, Wagub Banten Minta Dukungan Menteri Perindustrian

Senin, 23 Okt 2017 | 07:01 WIB Dibaca: 853 Pengunjung

Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy mendampingi Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat Grand Launching Galangan PT. SMI di Bojonegara, Kabupaten Serang, Minggu (22/10/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy meminta dukungan kepada Menteri Perindustrian untuk mengatasi persoalan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten.

Menurutnya, meski secara garis besar perindustrian di Provinsi Banten cukup banyak, namun hingga saat ini, hal tersebut belum bisa menyerap tenaga kerja secara optimal, khususnya bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Melalui kesempatan ini kami sangat mengharapkan dukungan Bapak Menteri untuk mendorong industri yang ada di Banten untuk segera merealisasikan program kerjasama SMK-Industri atau factory teaching untuk meningkatkan keterampilan siswa lulusan SMK agar siap bekerja pada sektor industri," kata Andika dalam Grand Launching Galangan PT. Samudra Marine Indonesia (SMI) di Bojonegara, Kabupaten Serang pada, Minggu (22/10/2017).

Andika juga berharap kepada PT. SMI agar dapat mengembangkan berbagai Program Kemitraan dan Bina Lingkungan sebagai wujud kepedulian serta dapat berperan aktif dalam upaya peningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan galangan kapal, khususnya pembangunan sumber daya manusia.

"Program-program kemitraan dengan masyarakat, bersama-sama perguruan tinggi dan komunitas produktif melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan agar dapat ditingkatkan. Hal ini mengacu pada Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 5 tahun 2016 tentang tanggung jawab sosial, kemitraan dan bina lingkungan," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, pihaknya berkomitmen akan mendukung program link and match khususnya di Provinsi Banten, sebab menurutnya, pendidikan di bidang perindustrian harus diperkuat dengan kerjasama yang dilakukan oleh perusahaan bersama SMK.

"Dibeberapa daerah sudah diterapkan, seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur bahkan di Sumatera," kata Airlangga.

Airlangga juga menegaskan, terkait dengan penguatan kerjasama antara SMK dan Industri, pihaknya mengaku akan datang kembali ke Provinsi Banten untuk mewujudkan hal tersebut, sehingga angka pengangguran dapat terus ditekan.

"Januari 2018 saya kesini lagi, nanti waktunya menyesuaikan gimana Pak Wagub," pungkasnya.

Untuk diketahui, pada Februari  2017,  angka  Tingkat Pengangguran  Terbuka  (TPT) di Provinsi Banten sebesar 7,75 persen, masih tertinggal  dari  angka  TPT  Nasional  sebesar 5,33%. [hardi]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Tingkat Pengangguran Tinggi, Wagub Banten Minta Dukungan Menteri Perindustrian
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top