Kamis, 02 Juli 2020 |
News Room - Politik - Banten Memilih

Tim WH-Andika: Hasil Pemungutan Suara Ulang Bukti Pilkada Banten Berlangsung Fair

Minggu, 19 Feb 2017 | 21:25 WIB Dibaca: 1543 Pengunjung

Sekretaris Tim Pemenangan WH-Andika, Mediawarman (berbaju biru) bersama tim advokasi menggelar jumpa pers di WH-Andika Center, Kota Tangerang, Minggu (19/2/2017) malam.*

TANGERANG, [NEWSmedia] - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim Andika Hazrumy (WH-Andika) tetap unggul pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Banten yang digelar di 15 TPS, Kelurahan Babakan Asem, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/2/2017).

“Keunggulan itu menunjukan bahwa pasangan WH-Andika tidak melakukan kecurangan seperti yang dituduhkan paslon lainnya. Kemenangan WH-Andika di PSU ini juga membuktikan WH-Andika telah fair dalam perhelatan Pilkada Banten ini,” kata Sekretaris Tim Pemenangan WH-Andika, Mediawarman, kepada warga di WH-Andika Center, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu (19/2/2017) malam.

Seperti diketahui, bahwa pencoblosan ulang Pilkada Banten di 15 TPS di Kelurahan Babakan Asem, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang merupakan permintaan dari pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

“Kita sudah saksikan, hasil pemungutan suara ulang di 15 TPS yang diminta oleh paslon lawan, sudah berjalan baik, aman dan demokratis. Hasilnya pun tetap dimenangkan oleh pasangan WH-Andika. Artinya, masyarakat tetap setia pada pilihannya, dan mencerminkan masyarakat ingin pemimpin baru,” tutur Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Banten ini.

Berita terkait: Hasil Pemungutan Suara Ulang di Pilkada Banten, WH-Andika Tetap Kalahkan Rano-Embay

Dengan selesainya PSU di 15 TPS tersebut, secara keseluruhan proses pemungutan suara Pilkada Banten 2017 sudah selesai. “Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya di Teluk Naga yang sudah antusias memberikan hak pilih sesuai yang kita harapkan,” ujarnya.

Selain itu, Mediawarman juga menyampaikan selamat dan sukses kepada penyelenggara Pilkada Banten 2017, mulai dari KPU, Panwaslu dan Bawaslu serta kepolisian dan TNI yang turut mengamankan proses Pilkada Banten ini.

Selanjutnya, tim pemenangan WH-Andika akan mengawal proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan hingga pleno KPU Provinsi Banten. “Saya yakini, tidak ada kecurangan TSM seperti yang dituduhkan lawan. Berdasarkan data C1, kami yakin WH-Andika pemenangnya,” kata Mediawarman.

Ia juga meminta kepada masyarakat Banten untuk bersatu membagun Banten. Kondisi Banten saat ini, lanjut Mediawarman, sangat aman dan kondusif. “Tidak mencekam dan tidak ada yang ditakuti. Aman, damai, tentram dan cintai keadilan.

Minta Pihak Lawan Legowo dan Tidak Membuat Kegaduhan

Sementara itu, kuasa hukum pasangan WH-Andika, Ramdan Alamsyah mengatakan, sikap pihak lawan yang tidak legowo dengan hasil Pilkada Banten diharapkan tidak membuat gaduh, sehingga Banten menjadi tidak kondusif.

“Mereka menuduh ada kecurangan yang dilakukan penyelenggara (KPU). Kalau kalah berdasarkan real count yang dikeluarkan KPU, ya sudah akui saja,” kata Ramdan

Ramdan mengungkapkan, di Kota Tangerang penolakan terhadap hasil Pilkada Banten 2017 sedang dilancarkan oleh pihak Rano-Embay, di antaranya saksi pasangan lawan tidak mau menandatangani berita acara. Bahkan rencanya akan ada aksi demo ke kantor KPU Kota Tangerang.

“Kalau memang  ada bukti kecurangan, laporkan saja ke Panwaslu dan Bawaslu. Jangan menyalahkan penyelenggara. Malah menuduh ada penggelembungan suara,” ujarnya.

Berita terkait: Kalah 1,88% di Pilkada Banten, Rano-Embay Cari Celah di Kota Tangerang dan Serang

Menurut Ramdan, Perolehan suara WH-Andika besar di Kota Tangerang bukan hal yang aneh. Sebab Kota Tangerang merupakan daerah yang menjadi basis suara calon gubernur Wahidin Halim. Ia pun mengungkapkan pada saat Wahidin Halim mencalonkan di Pilkada Banten 2011, perolehan suara di Kota Tangerang mencapai 72,79 persen.

Bahkan pada Pemilihan Wali Kota Tangerang 2008, Wahidin Halim terpilih dengan perolehan suara 89,4 persen. “Bila dibandingkan dari dua Pilkada tersebut, perolehan suara Pak Wahidin sekarang ini justru menurun. Yang jelas, Kota Tangerang adalah lumbung suara setiap kali Pilkada dilaksanakan bagi Pak Wahidin,” ungkapnya.

Ramdan menceritakan, sebelumnya pasangan Rano-Embay sempat mengklaim meraih kemenangan berdasarkan data real count KPU, padahal data yang masuk saat itu baru mencapai 6 persen. “Namun, setelah data masuk mencapai 80 persen dan real count menunjukkan kemenangan untuk WH-Andika, mereka menjadi panik,” tuturnya.

Ramdan juga mengaku aneh ketika pihak Rano-Embay menuduh Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane berpihak kepada pasangan WH-Andika, hanya dengan bukti sebuah foto enam tahun lalu. “Itu lama, ketika Sanusi menjadi wartawan salah satu koran lokal. Jadi semua tuduhan pihak Rano-Embay adalah fitnah yang kasar,” tutur Ramdan. [ard]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Tim WH-Andika: Hasil Pemungutan Suara Ulang Bukti Pilkada Banten Berlangsung Fair

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top