Senin, 23 September 2019 |
News Room

Tiga Kelompok Pro ISIS di Papua Rekrut Pendatang Jadi Anggota

Sabtu, 07 Sept 2019 | 12:59 WIB Dibaca: 1917 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan ISIS ikut menyerukan jihad di Tanah Papua. Pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Al Chaidar menyebutkan, ada tiga kelompok berafilisasi ke ISIS di Papua sekarang.

"Keberadaan mereka ada sejak 2016,” kata Al Chaidar.

Menurut dia, ketiga kelompok teror yang ada di Papua saat ini adalah Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Chaidar mengatakan kelompok yang berbaiat ke ISIS itu sudah merekrut beberapa pekerja pendatang di Papua. “Untuk bergabung dengan MIT dan juga JAT dan beberapa ada juga yang JAD," ujarnya.

Dia mengatakan MIT, JAT dan JAD tidak masuk ke Papua secara langsung, mengingat Papua dikenal sebagai Tanah Injil dengan mayoritas penduduknya Nasrani. Tapi, mereka merekrut anggota warga pendatang yang bekerja di Papua untuk menjadi anggota.

"Mereka bukan memasuki Papua, tapi ada beberapa pekerja luar Papua yang bekerja di Papua dan kemudian masuk ke ISIS," ucap Chaidar.

Chaidar menjelaskan para pentolan kelompok jaringan ISIS merekrut anggota di Papua melalui Facebook, WhatsApps dan Telegram. "Perekrutannya cukup sederhana, yakni via medsos," ujarnya.

Dia menyebutkan para anggota kelompok ISIS yang ada di Papua sudah dilatih menguasai medan, membuat bom dan siap berjihad. "Mereka tidak takut." [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Tiga Kelompok Pro ISIS di Papua Rekrut Pendatang Jadi Anggota
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top