Kamis, 13 Mei 2021 |
News Room - Pemerintahan

Ternyata Ini Penyebab APBD Banten Baru Terserap 20 Persen

Selasa, 18 Apr 2017 | 14:00 WIB Dibaca: 1179 Pengunjung

Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ranta Soeharta, usai rapat koordinasi di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (18/4/2017)

SERANG, [NEWSmedia] - Pencapaian serapan APBD Banten pada triwulan pertama tahun 2017 hanya mencapai 20 persen, lebih rendah dibanding Tahun 2016 yang mencapai 33,5 persen. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ranta Soeharta, usai rapat koordinasi di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (18/4/2017)

Ranta mengatakan, menurunnya pencapaian serapan pada tahun 2017 ini, dikarenakan tahun ini terkendala dengan adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru.

"Tahun ini OPD kita baru disahkan Depdagri pada 11 Januari, minggu ketiga bulan Februari baru jalan, OPD baru, struktur baru, tambah pelantikan, perubahan kas daerah ke Bank Banten. Jadi kalau dihitung baru berjalan dua bulan," kata Ranta.

Ia menilai, hal yang sama juga dialami oleh pemerintah daerah lainnya, sebab rotasi dan pengangkatan pejabat baru dilakukan oleh daerah-daerah lain se-Indonesia.

"Jadi kalau 20 persen realisasi, cukup bagus lah, kalau dibandingkan dengan provinsi lain juga tidak terlalu jelek," terangnya.

Ia juga menegaskan, ada lima OPD yang masuk kedalam lima besar dengan serapan paling baik, diantaranya DBMTR, Dishub dan BLHD.

"Cuma itu sekarang bukan ukuran bahwa itu baik, karena kalau kita detailkan, kasihan yang anggarannya gede tapi penggunannya banyak yang bersifat kontraktual seperti Dindik dan PU," pungkasnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Ternyata Ini Penyebab APBD Banten Baru Terserap 20 Persen
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top