Minggu, 18 Agustus 2019 |
News Room - Politik - Pilkada Kota Serang 2018

Pengamat Prediksi Tensi Politik di Pilkada Kota Serang Bakal Tinggi

Selasa, 11 Jul 2017 | 19:51 WIB Dibaca: 1224 Pengunjung

Agus Sjafari, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa .*

SERANG, [NEWSmedia] - Banyak pihak yang memprediksi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang pada 2018, akan lebih seru ketimbang pilkada di tiga daerah lainnya di Banten.

Pengamat Politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, Agus Sjafari, mengatakan pada tahapan persiapan di Pilkada Kota Serang, banyak sosok potensial yang mendaftar penjaringan untuk bisa mencalonkan diri untuk merebut kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang periode 2018-2023.

"Persaingan pada Pilkada Kota Serang 2018 diperkirakan seru dan sedikit memanas, kan banyak sosok yang potensial jadi Wali Kota Serang," kata Agus, kepada NEWSmedia, Selasa, (11/7/2017).

Diketahui, saat ini sudah muncul banyak nama bakal calon yang akan maju di Pilkada Kota Serang. Mereka di antaranya Eki Baihaki (Ketua KONI Kabupaten Serang/putra mantan Bupati Serang Akhmad Taufik Nuriman), Lalu Atharusalam Rais (mantan Sekda Kabupaten Serang), Nur'aeni (Wakil Ketua DPRD Banten/kader Demokrat),   Ranta Soeharta (Sekda Banten aktif), Subadri Usuludin (Ketua DPRD Kota Serang/kader Golkar) dan Vera Nurlaela (istri Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman).

Agus Sjafari yang merupakan Dekan FISIP Untirta ini berharap, sosok Wali Kota Serang selanjutnya harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan daerah.

Menurutnya, Kota Serang sudah selayaknya untuk bisa menjadi Kota Metropolitan.

"Kota Serang idealnya menjadi kota besar, apalagi Banten sangat dekat dengan ibu kota Jakarta. Contoh kota Bandung dikenal sebagai smart city, nah Kota Serang sebenarnya juga bisa menjadi kota yang modern," ujarnya.

Agus menilai, banyak pekerjaan rumah untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang terpilih nanti. Selain persoalan infrastruktur dan pelayanan publik, pemimpin Kota Serang nanti juga harus cakap dalam menata birokrasi, termasuk melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Terkait sosok Vera Nurlaela (istri Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman) yang akan diusung menjadi calon wali kota di Pilkada Kota Serang 2018 oleh Partai Golkar, Agus menilai figur tersebut belum teruji kepemimpinannya.

"Sosok istri incumbent (Wali Kota Serang) sebenarnya sebagai sosok yang belum teruji kepemimpinannya di Kota Serang. Tapi istri incumbent saat ini memiliki akses yang lebih besar untuk mempromosikan dirinya," kata Agus.

Ia menegaskan, kepala daerah di Kota Serang nanti harus bisa memberikan perubahan yang signifikan untuk daerah yang menjadi ibu kota Provinsi Banten itu.

"Sebagai catatan, kepemimpinan sebelumnya belum memberikan perubahan yang signifikan terhadap Kota Serang dan diharapkan Wali Kota Serang terpilih nantinya diharapkan dapat memberikan perubahan yang signifikan bagi Kota Serang," ujarnya. [Ifal]

Penulis: Syahrifal
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pengamat Prediksi Tensi Politik di Pilkada Kota Serang Bakal Tinggi
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top