Minggu, 17 Januari 2021 |
Pariwisata - News Gallery

Tanjung Puting Diharapkan Bisa Jadi Destinasi Bali Baru ke-11

Rabu, 05 Sept 2018 | 16:00 WIB Dibaca: 506 Pengunjung

Aktivitas orang utan di Tanjung Puting.*

[NEWSmedia] - Keberadaan 10 destinasi wisata yang menjadi prioritas untuk dijadikan 'Bali Baru' sejak tahun 2016, dianggap masih
kurang mewakili wajah Indonesia di mata wisatawan dunia. Branding 10 destinasi prioritas yang terdiri dari wisata danau, budaya,
gunung, pantai tersebut masih dianggap kurang dengan tidak adanya wisata hutan dan habitat di dalamnya.

Seperti diketahui, selain Komodo yang keberadaannya telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu Wonders of Nature, Indonesia
sebenarnya menjadi habitat hewan-hewan langka yang menarik minat banyak wisatawan mancanegara. Salah satu di antaranya adalah Orang
Utan.

Hewan primata dengan bulu kemerahan atau cokelat ini seringkali dianggap sebagai hewan khas yang hanya bisa ditemui di Malaysia,
padahal habitat terbesar hewan ini ada di Pulau Kalimantan.

Taman Nasional Tanjung Puting yang membentang di ujung barat Provinsi Kalimantan Tengah merupakan perwakilan ekosistem yang lengkap
merepresentasikan hutan Kalimantan.

Berisi keanekaragaman hayati daerah tropis, dengan delapan tipe hutan berbeda di satu lokasi, yaitu Hutan Dipterocarpus Tanah
Kering, Hutan Rawa Campuran Perifer, Hutan Rawa Gambut Ramin, Hutan Rawa Transisional, Hutan Shorea Balangeran, Hutan Kerangan,
Hutan Pesisi dan Bakau, Hutan Sekunder.

Selain itu Tanjung Puting juga menjadi habitat Orang Utan, Bekantan, Owa-Owa, Beruk, Monyet Ekor Panjang, Kukang.

Dengan segala kelebihan dan keindahan yang dimiliki, Tanjung Puting diharapkan bisa menjadi Bali Baru ke-11 nantinya. Harapan
tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kalimantan Tengah, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio di acara jumpa
pers Wonderful Sail di kantor Kementerian Pariwisata RI, Jakarta Pusat, Senin, 3 September 2018.

"Kalau kita lihat, paru-paru dunia Kalimantan, di dunia yang ada orang utan, ada kawasan konservasi. Itu yang akan kita eksplor jadi
destinasi baru. Kemenpar akan melihat bagaimana kesiapan, potensi daerah, kita akan promosikan," ujarnya yang berharap pariwisata
Kalimantan Tengah ke depannya turut menyumbang devisa negara.

Hal serupa juga disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri.

"11 Bali Baru semua obkek wisata alam masih bicara danau, laut, gunung, sedang hutan belum ada. Kita ingin promosi Taman Nasional
Tanjung Puting ini bisa jadi Bali Baru ke-11. Ada habitat orang utan yang sangat dikenal,” ucapnya.

Dan event Wonderful Sail to Indonesia 2018 bisa menjadi momen tepat untuk mempromosikan Taman Nasional Tanjung Puting di mata dunia
karena event ini sendiri diikuti sekitar 70 yacht dari berbagai negara.

Ke depannya, diharapkan Kalimantan Tengah bisa menjadi tuan rumah Wonderful Sail tahun 2020. [viva]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Tanjung Puting Diharapkan Bisa Jadi Destinasi Bali Baru ke-11
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top