Kamis, 21 Januari 2021 |
News Room

Tagih Janji, Ratusan Nelayan dan Warga Kepung PLTU 2 Banten

Selasa, 08 Agt 2017 | 07:40 WIB Dibaca: 1184 Pengunjung

Demo Nelayan dan Masyarakat di PLTU 2 Banten, Labuan, Senin (7/8/2017)

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Banten, Labuan, Pandeglang, dikepung oleh ratusan nelayan dan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Pesisir Labuan (MPL). Mereka menuntut perbaikan lingkungan pesisir, terutama terkait pendangkalan Muara Sungai Teluk, maupun pendangkalan pesisir Teluk.

Menurut Ade Bideng, salah seorang perwakilan dari MPL, menyebutkan bahwa nelayan dan masyarakat berniat menagih janji PLTU maupun pihak Kesyahbandaran yang menyebutkan akan memperbaiki kerusakan lingkungan perairan Teluk, serta perlakuan adil terhadap para nelayan.

"Yang kita lawan ini bukanlah manusia, yang kita lawan ini adalah keserakahan, yang kita lawan ini adalah ketidakadilan," ujar Ade, Senin (7/8/2018).

Sementara, Staf Kesyahbandaran pada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan/KUPP Labuan, Hartono, terkait tuntutan dari massa aksi, menyatakan bahwa pihak KUPP Labuan hanya sebagai mediator antara nelayan dan pengusaha kapal tongkang, serta PLTU 2 Labuan.

"Suddah disampaikan Pak Jarwo (Kepala KUPP Labuan-red) kepada pengusaha-pengusaha, dari kita hanya menyampaikan problem nelayan," katanya.

Namun, lanjut Hartono, untuk lebih lengkapnya ia menyarankan agar melakukan konfirmasi kepada Kepala KUPP Labuan Sujarwo, yang pada saat yang bersamaan sedang tidak berada di kantor, karena sedang mengikuti kegiatan di Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten.

"Pak Jarwo sedang rapat di Dishub Provinsi Banten, terkait Pengembangan Pelabuhan Panimbang-Bayah," katanya singkat. [Rmolb]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Tagih Janji, Ratusan Nelayan dan Warga Kepung PLTU 2 Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top