Sabtu, 17 November 2018 |
Kesehatan - News Gallery

Suka Makan Pedas, Hati-Hati Risiko Radang Usus

Jumat, 13 Apr 2018 | 01:11 WIB Dibaca: 308 Pengunjung

Foto ilustrasi

[NEWSmedia] - Melahap makanan pedas memang membangkitkan nafsu makan. Tapi kalau berlebihan, ada bahaya yang mengintai diri Anda.

Ada banyak jenis cabai yang diklaim sangat pedas dari berbagai belahan dunia. Seseorang bisa saja mengonsumsinya dengan kenikmatan, tapi ujung-ujungnya bisa menderita gangguan pencernaan bila usus tidak kuat.

Dalam sebuah perlombaan makan pedas di Edinburgh dilaporkan bahwa beberapa peserta dilarikan ke rumah sakit karena perutnya mulas, ulu hati sensasinya terbakar, sakit kepala berat dan lainnya. Pada saat itu, setengah dari 20 orang yang ikut serta dalam tantangan itu keluar setelah menyaksikan pengunjung pertama muntah, pingsan, berkeringat, dan terengah-engah.

Lalu, apa sebenarnya dampak kesehatan dari makan cabai yang sangat pedas? Bisakah makan terlalu banyak cabai bisa membunuh?

Untuk menjawab pertanyaan ini, salah satu pakar Profesor Holtikultura Paul Bosland di New Mexico State University membeberkan bahaya makan pedas. Bosland mengatakan, cabai jika terlalu banyak dikonsumsi ternyata menyebabkan kematian. Namun, beberapa orang yang kebal makan pedas, tidak sampai mengalami risiko itu, namun dampaknya tetap merugikan diri sendiri.

"Sebuah studi penelitian pada tahun 1980 menghitung bahwa 1,3 kilogram cabai super pedas dalam bentuk bubuk bisa membunuh seseorang. Apalagi jika dimakan sekaligus," ujar Bosland.

Tubuh seseorang akan bereaksi lebih cepat dan saat makan cabai. Terutama di bagian sistem pencernaan yang bekerja ekstra saat mengonsumsi cabai.

Makan cabai bisa mendatangkan masalah bagi sistem pencernaan. Cabai mengaktifkan sistem saraf simpatik, yang membantu mengendalikan sebagian besar organ dalam tubuh, yang bisa mengeluarkan lebih banyak energi.

Orang yang makan cabai tubuhnya bisa membakar lebih banyak kalori. Kebiasaan makan cabai dikaitkan dengan peningkatan laju metabolisme tubuh.

"Capsaicin, bahan aktif dalam cabai, menyebabkan peradangan jaringan sehingga mukosa lambung atau usus mungkin rusak karena makan cabai dengan porsi yang cukup besar," imbuh Profesor John Prescott dari Sussex University.

Nah, peradangan jaringan dapat menjelaskan mengapa orang mengalami perut mulas, mual, usus rasanya seperti melilit, muntah, sakit kepala, dan risiko lainnya. Agar menghindari risiko tersebut, Anda tentunya harus mengontrol makan pedas.

Banyak orang yang tidak kuat makan pedas, sehingga menyebabkan kerusakan usus. Maka itu, Anda harus berhati-hati dan menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami efek samping makan cabai yang terjadi alamiah. [okz]

Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Cegah Anak Pilek di Musim Hujan Dengan Hal Ini
Jumat, 16 Nov 2018 | 06:31 WIB
Cegah Anak Pilek di Musim Hujan Dengan Hal Ini

KOMENTAR

Suka Makan Pedas, Hati-Hati Risiko Radang Usus

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top