Sabtu, 20 Juli 2019 |
News Room - Politik - Pilkada Kota Serang 2018

Subadri Usuludin ‘Nunggu’ Dipecat Golkar

Selasa, 12 Sept 2017 | 07:51 WIB Dibaca: 593 Pengunjung

Ketua DPRD Kota Serang Subadri Usuludin dari fraksi Partai Golkar.*

SERANG, [NEWSmedia] - Ketua DPRD Kota Serang Subadri Usuludin yang merupakan kader Partai Golkar, masih terus melakukan upaya untuk bisa mengikuti kontestasi Pilkada Kota Serang 2018. Padahal, partainya telah menetapkan nama lain sebagai bakal calon wali kota.

Diketahui, Partai Golkar telah menetapkan Vera Nurlaela Jaman sebagai calon Wali Kota Serang di Pilkada 2018. Vera merupakan istri dari Wali Kota Serang Tb Haerul Jaman. Penetapan Vera Nurlaela Jaman sebagai bakal calon Wali Kota Serang di Pilkada 2018 oleh Partai Golkar, rupanya tidak membuat Subadri mundur.

Subadri masih terus berupaya dengan mencari dukungan dari partai lain untuk bisa mencalonkan di Pilkada Kota Serang 2018. Politisi Partai Golkar peraih suara terbanyak pada Pileg 2014 untuk DPRD Kota Serang itu, juga telah diberi peringatan oleh partai.

Bahkan Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang, Ratu Ria Maryana telah meminta Subadri untuk mundur sebagai kader Partai Golkar dan dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Kota Serang, karena dinilai tidak patuh terhadap keputusan partai.

"Saya adalah kader Partai Golkar dan bukan kader karbitan. Kalau penawaran pengunduran diri, maaf saya enggak bakal ngundurin diri, kecuali Golkar ‘mengusir’ saya, atau tidak menghendaki saya," kata Subadri, ditemui di ruang kerjanya Senin (11/9/2017).

Subadri menegaskan tidak akan mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar, dengan alasan karena partainya telah membesarkan namanya dan menjadikan dirinya sebagai pimpinan di lembaga legislatif Kota Serang.

Ia baru mau mengundurkan diri sebagai Kader Partai Golkar maupun sebagai Ketua DPRD Kota Serang, setelah KPU Kota Serang menetapkan dirinya sebagai bakal calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Serang periode 2018-2023.

“Saya menghargai apapun keputusan partai, tapi tolong juga hargai saya untuk mengabdi kepada masyarakat Kota Serang,” tutur Subadri.

“Pemecatan ya tidak masalah, silakan aja. Cuma permasalahannya kan ini baru ikhtiar, emang nggak boleh komunikasi dengan partai lain?” tambahnya.

Subadri menyatakan siap menerima konsekuensi dari partai, seperti pemecatan. Namun Subadri mengingatkan bahwa setiap partai punya aturan dan mekanisme untuk memberhentikan kader.

“Semua partai ada aturannya masing-masing, kalau nanti saya diberangkatkan di luar Partai Golkar, otomatis akan ada sanksi dan saya ikhlas. Kalau jabatan Ketua DPRD, terhitung ditetapkan oleh KPU, secara otomatis langsung hengkang,” ujarnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Subadri Usuludin ‘Nunggu’ Dipecat Golkar
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top