Kamis, 29 Oktober 2020 |
News Room

'Suara Anak Banten' Menggema di Graha Pena

Kamis, 27 Apr 2017 | 18:15 WIB Dibaca: 917 Pengunjung

Perwakilan anak didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Nurhana, menyuarakan aspirasinya dalam acara Festival Minat dan Bakat Anak PMKS, di Graha Pena, Kota Serang, Rabu (26/4/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Masa anak-anak adalah masa yang seharusnya sangat menyenangkan, dunia yang penuh dengan kecerian dan tanpa beban. Namun, di sisi lain tidak sedikit anak yang mengalami masalah sosial di lingkungannya.

Anak-anak yang mengalami masalah sosial antara lain seperti Anak Balita Terlantar, Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus, Anak Korban Tindak Kekerasan, dan Anak yang Berhadapan dengan Hukum serta masalah-masalah lain yang membuat mereka masuk kategori Anak Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Kemarin, Rabu (26/4/2017) secara khusus Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Banten menggelar acara khusus untuk anak penyandang masalah kesejahteraan sosial, yaitu Festival Minat dan Bakat Anak PMKS yang dilaksanakan di Graha Pena, Kota Serang.

Kegiatan ini digelar sebagai rangkaian Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 juli setiap tahunnya.

Acara ini menjadi ajang bagi anak-anak PMKS dari 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten untuk menampilkan kemampuan dan bakatnya melalui berbagai perlombaan, seperti Kolase, Mewarnai, Finger Painting Anak Balita Terlantar dan Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (ADK), kemudian lomba Accoustic bagi anak jalanan, serta accapella bagi anak terlantar binaan lembaga.

Kepala Dinas Sosial Proivinsi Banten, Nurhana mengatakan kegiatan seperti ini sangat penting untuk memotivasi mental anak-anak PMKS agar memiliki sikap dan semangat serta kemauan yang sama dengan anak-anak lainnya.

"Penekanan kami dari Dinas Sosial adalah agar mereka (anak-anak PMKS) memiliki kepercayaan diri yang besar dan memiliki keyakinan bahwa mereka semua adalah anak-anak yang memiliki kesempatan yang sama apapun latar belakang, suku, agama maupun ras mereka," kata Nurhana.

Menurut Nurhana, Festival Minat dan Bakat Anak PMKS ini juga bertujuan untuk memenuhi salah satu Hak Dasar Anak yaitu hak partisipatif anak, yaitu hak di mana anak dapat atau berhak menyampaikan pendapat dan menyampaikan ide-idenya. Dengan kegiatan ini, diharapkan juga bakat, minat dan kemampuan anak PMKS di Provinsi Banten dapat teraktualisasi dengan baik.

Festival Minat dan Bakat Anak PMKS ini mempunyai tagline 'Anak Banten Hebat dan Cerdas' mencerminkan bahwa tidak ada perbedaan anak di Provinsi Banten.

"Mereka semua memiliki peran yang sama dalam membangun bangsa dan negara, bahwa anak-anak PMKS di Provinsi Banten mempunyai kesempatan yang sama dalam berkarya, berekpresi, menyampaikan ide-ide untuk kemajuan Banten di masa yang akan datang," ujar Nurhana.

Asda 1 Provinsi Banten Anwar Mas'ud mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan self confidence (kepercayaan diri) anak PMKS, bahwa mereka mempunyai kesempatan yang sama sebagai anak Banten dalam meneruskan pembangunan bangsa dan negara khususnya di Provinsi Banten.

Anwar juga mengatakan bahwa penanganan dan perlindungan anak merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, khususnya dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Oleh karenanya, perlu komitmen bersama seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) agar Penyelenggaraan Kesejahteran Sosial khususnya dalam penangan dan perlindungan anak dapat berjalan secara optimal.

Suara Anak Banten

Pada kesempatan tersebut, perwakilan anak PMKS menyampaikan aspirasi 'Suara Anak Banten', yang dibacakan di depan para pejabat dan peserta dan undangan.

Inilah bunyi 'Suara Anak Banten':

'Banten Tanah Air Kita, tempat kami dilahirkan, tumbuh di tanah yang subur makmur. Kamilah pewaris daerah Banten. Suara Anak Banten yaitu pertama, berikan layanan pendidikan dan kesehatan yang terbaik baik kami. Kedua, Bina dan jagalah kami dari hal-hal yang dapat merusak masa depan kami. Ketiga, pertimbangkan masa depan   kami dan pastikan bahwa kami memiliki kesempatan yang sama untuk membangun Banten.'

Salinan aspirasi atau 'Suara Anak Banten' ini kemudian diserahkan kepada Asda 1 Pemprov Banten Anwar Mas'ud.

Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikshan mengatakan, seluruh anak punya hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan dari pemerintah. Ia mengapresiasi kegiatan Dinas Sosial Provonsi Banten yang dapat memotivasi anak-anak dari kategori PMKS.

"Kami siap mendukung program apa pun yang berkaitan dengan anak, terutama bagi anak dari keluarga PMKS," ujarnya. [ard]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

'Suara Anak Banten' Menggema di Graha Pena
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top