Rabu, 12 Agustus 2020 |
News Room - Politik - Banten Memilih

Stratakindo: Elektabilitas Rano-Embay Menurun Tajam

Selasa, 17 Jan 2017 | 17:24 WIB Dibaca: 1645 Pengunjung

Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten nomor urut 2, Rano Karno-Embay Mulya Syarief.*

TANGERANG, [NEWSmedia] - Tingkat kepercayaan publik terhadap calon petahana Gubernur Banten Rano Karno sebulan menjelang hari pencoblosan, menurun cukup tajam. Hal tersebut terpengaruh dari adanya isu dugaan korupsi terkait aliran dana kepada Rano Karno dari Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Peneliti Stratakindo, Octarina Soebardjo menjelaskan, isu Rano Karno menerima aliran dana dari Wawan itu cukup menggerus tingkat kepercayaan publik kepada pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten Rano Karno-Embay Mulya Syarief menurun.

“Tracking survei Stratakindo menunjukan tren penurunan elektabilitas Rano-Embay secara tajam, dari posisi di atas lima puluh persenan pada awal tahun, turun sampai ke angka tiga puluh enam persenan di akhir tahun 2016,” kata Octarina dalam siaran pers, Selasa (17/1/2017).

Octa menjelaskan, secara personal Rano lebih dikenal dibandinkan dengan Calon Gubernur Wahidin Halim (WH) yang didampingi Calon Wakil Gubernur Andika Hazrumy. Namun dari sisi tingkat keyakinan dan kepercayaan publik pada dua figur itu, berdasarkan survei berkala Stratakindo, WH lebih unggul.

“Publik meyakini dan percaya WH lebih berpengalaman dan mampu membawa Banten lebih baik,” terang Octarina.

Isu Korupsi dan Dinasti

Dalam sebuah diskusi di Tangerang, Husnul Khotimah dari Kelompok Diskusi Demokrasi Digital Indonesia (KoD3 Indonesia) menilai pelaksanaan Pilkada Banten sekarang lebih seru dibandingkan dengan Pilkada Banten lima tahun lalu.

“Dilihat dari banyaknya perbincangan di sosial media, Pilkada Banten ini menempati urutan kedua dalam hal pembicaraan oleh netizen (setelah Pilkada DKI),” kata Husnul.

Ia mengungkapkan, isu paling banyak dibicarakan di Pilkada Banten adalah soal korupsi dan dinasti. Pembicaraan mengenai ada calon gubernur yang dibidik KPK, menempati posisi paling menarik perhatian netizen.

“Itu karena isu tersebut pertama diungkap oleh Ketua KPK. Dan dari amatan kami, isu ini cukup merugikan Rano Karno,” ujarnya.

Husnul memaparkan, bahwa isu soal korupsi yang dimaksud sesungguhnya mudah dicari di mesin pencari seperti google. Ia bahkan mempraktekkan secara online dengan menulis keyword ‘Korupsi Banten’ di depan peserta diskusi.

“Bisa kita lihat langsung, tampil di layar berbagai berita dari link situs berita resmi nasional maupun yang lain mengenai isu Rano menerima dana dari Wawan. Bahkan ada yang berbentuk fakta hukum persidangan,” jelasnya.

Begitupun terhadap isu dinasti, pemberitaan media dan bahasan yang paling banyak diperbincangkan oleh netizen yakni terhadap pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten nomor urut 1, Wahidin Halim-Andika Hazrumy. Hal itu mengemuka lantara calon wakil gubernur Andika Hazrumy merupakan putra dari mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. [uis]

Penulis: Uis Adi Darmawan
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Stratakindo: Elektabilitas Rano-Embay Menurun Tajam
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top