Rabu, 21 Agustus 2019 |
News Room

Soal Tausiyah Kiai Ma'ruf Amin, Rektor Untirta Dicecar 20 Pertanyaan

Kamis, 27 Sept 2018 | 14:51 WIB Dibaca: 3314 Pengunjung

Rektor Untirta Soleh Hidayat setelah dimintai klarifikasi di Kantor Bawaslu Banten, Kamis (27/9/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Rektor Universutas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Soleh Hidayat dimintai keterangan oleh Bawaslu Provinsi Banten terkait Ceramah Kiai Ma'ruf Amin di Kampus Untirta beberapa waktu lalu.

Pada saat memberikan keterangan, dirinya mengaku dicecar sebanyak 20 pertanyaan oleh Tim Sentra Gakkumdu Bawaslu Provinsi Banten.

"Ada 20 pertanyaan ke saya, saya jelaskan semuanya termasuk klarifikasi rekaman-rekaman yang ada," kata Soleh di Kantor Bawaslu Banten, Kamis (27/9/2018).

Ia menjelaskan, terkait hal tersebut, dirinya mengundang Kiai Ma'ruf Amin sejak lama sebelum Ramadan dengan kapasitas sebagai Ketua Umum MUI dan sebagai Rais Am PBNU.

"Saya menguandangnya bukan sebagai cawapres, tapi sebagai Ketua MUI dan Rais Am PBNU, saya juga menganggap bahwa tidak ada yang politis, bahkan dalam sambutan saya dan pak gubernur saya selalu bilang bahwa beliau sebagai Ketua MUI dan Rais Am PBNU," jelasnya.

BACA JUGA: Mahasiswa Untirta Tolak Kedatangan KH Ma'ruf Amin

Ia menerangkan, dirinya sebagai warga negara Indonesia yang baik akan mengikuti seluruh mekanisme yang ditetapkan oleh Bawaslu, termasuk jika suatu waktu dirinya dipanggil kembali.

"Saya menerima saja kecuali ada yang perlu didiskusikan, kecuali ada hal-hal lain, ketika suatu hari diminta kembali untuk keterangan tambahan, saya bersedia, saya sebagai warga negara harus memenuhi itu," terangnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Banten, Didih M Sudih menuturkan, pada perkara tersebut, ada tiga terlapor, yakni Rektor Untirta, Soleh Hidayat, Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Cawapres Kiai Ma'ruf Amin.

"Ini proses yang harus dijalani, nanti disimpulkan setelah kita kaji berdasarkan bukti dari pelapor dan terlapor," tuturnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya mengapresiasi kepada para terlapor yang dengan kesadarannya datang untuk memberikan klarifikasi ke Kantor Bawaslu Banten.

"Apresiasi kepada seluruh pihak yang telah datang untuk dimintai klarifikasi, ini contoh yang baik kepada pejabat ketika ada pengaduan, harus datang, ini akan clear agar tidak jadi bola liar. Kita punya waktu 14 hari untuk menyelesaikan persoalan ini," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Tausiyah Kiai Ma'ruf Amin, Rektor Untirta Dicecar 20 Pertanyaan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top