Rabu, 24 Oktober 2018 |
News Room

Soal Proyek Geothermal di Kabupaten Serang, DPRD: Saya Baru Tahu Kali Ini

Sabtu, 24 Feb 2018 | 10:08 WIB Dibaca: 432 Pengunjung

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin saat meninjau lokasi pembangunan proyek panas bumi di Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Jumat (23/2/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang mengaku kecolongan terkait dengan adanya perusahaan panas bumi (Geothermal) di Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.

Ketua DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin mengatakan, pihaknya tidak mengetahui jika di daerah tersebut akan dibangun perusahaan yang bergerak di bidang panas bumi (Geothermal).

"Saya jujur saja, baru tahu kali ini ada perusahaan begini, ini buat pembelajaran, setiap perusahaan kan ada etikanya, tidak ada soslisasi, katanya sudah sosialisasi di kecamatan dan di desa, tapi kenapa kita dilewat, kan lucu, Bupati juga baru tahu, kita kehilangan informasi dengan adanya perusahaan ini, karena izinnya dari pusat," kata Muhsinin saat meninjau proyek pembangunan panas bumi di Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Jumat (24/2/2018).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil monitoring dari Dinas Perizinan Kabupaten Serang, pihaknya menemukan salah satu izin dari perusahaan tersebut yang belum selesai.

"Tempo hari saya panggil Kadis Perizinan, katanya ada izin yang belum selesai, perizinan apa gitu lupa saya, makanya kami minta, yang belum selesai, harus selesaikan dulu, biar tertib administrasi dan actionnya enak," terangnya.

Ia menegaskan, dalam waktu dekat, dirinya akan memanggil pihak perusahaan untuk menyelesaikan perizinan tersebut, sebab menurutnya, jika izin itu belum diselesaikan, ia meminta agar aktivitas perusahaan itu dihentikan terlebih dahulu.

"Nanti saya panggil lagi perusahaannya, harus secepatnya kalau pengen jalan, harus banyak komunikasi, kalau izinnya belum selesai juga, sebaiknya operasional ini diistirahatkan dulu," jelasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menahan diri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Mohon untuk masyarkat tenang dulu, jangan memaksakan kehendak, apalagi sampai anarkis, berbeda pendapatan itu ciri khas demokrasi, mari kita satukan, supaya masyarakat jangan terganggu dan perusahaan tidak dirugikan, ini untuk kepentingan bersama," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Proyek Geothermal di Kabupaten Serang, DPRD: Saya Baru Tahu Kali Ini

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top