Senin, 16 Juli 2018 |
News Room

Soal Berita Hoax, Ansor Banten: Sikat! Jerat dengan UU ITE

Jumat, 16 Mar 2018 | 20:19 WIB Dibaca: 263 Pengunjung

Ketua GP Ansor Provinsi Banten, Ahmad Nuri setelah acara Deklarasi Anti Hoax di Ponpes Al-bustaniah, Kota Cilegon, Jumat (16/3/2018).*

CILEGON, [NEWSmedia] - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Banten meminta kepada para penegak hukum untuk menindak tegas para penyebar berita bohong (hoax) yang ada di Wilayah Provinsi Banten.

Ketua GP Ansor Provinsi Banten, Ahmad Nur menilai, berita bohong atau hoax merupakan musuh agama, musuh bangsa dan musuh rakyat yang harus diperangi bersama-sama.

"Dari segi agama bahwa fitnah lebih kejam dari membunuh, orang yang menyebarkan berita hoax sudah merusak tatanan kebangsaan dan kerakyatan," kata Nuri setelah acara Deklarasi Anti Hoax di Pondok Pesantren Al-bustaniah, Kota Cilegon, Jumat (16/3/2018) sore.

Ia mengungkapkan, hoax dapat diperangi dengan berbagai cara, salah satunya melalui kesadaran masyarakat, sehingga, ketika masyarakat akan menyebarkan berita yang terindikasi bohong, bisa dilakukan klarifikasi terhadap kebenaran berita tersebut.

"Peran negara juga harus hadir melalui penegak hukum, aspek pengawasan harus ditingkatkan, sesekali yang melakukan hoax dan terindikasi nyata, sikat! jerat mereka dengan UU ITE, negara harus hadir menjadi sebuah proteksi terhadap umat dan masyarakat, lewat penegakan hukum yang cepat dan tanggap terhadap persoalan hoax ini," ungkapnya.

Selain itu, ia juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih selektif dalam mencerna informasi yang beredar di media sosial, sebab menurutnya, tidak semua informasi yang beredar di media sosial adalah benar adanya.

"Harapannya kepada masyarakat agar bisa mencerna berita yang belum jelas, sebelum menyebarkan, cari kebenarannya dulu dengan baik, sehingga tidak ada lagi berita hoax dan kepada negara melalui penegak hukum, jerat mereka (penyebar hoax), sejerat-jeratnya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo menerangkan, untuk meminimalisir penyebaran berita hoax di Banten, pihaknya telah membentuk Satgas Nusantara yang bertugas mengawasi berita-berita hoax yang berkembang di masyarakat.

"Yang jelas untuk kepolisian, sudah dibentuk Satgas Nusantara, tugasnya ketika ada berita hoax kita berusaha jangan sampai ada keresahan di masyarakat, melakukan langkah bersifat prefentif, pencegahan melalui cyber patrol, kita cek di internet akun yang mengarah hoax, kita lokalisir," terangnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Harga Emas Antam Merosot Rp3.000 per Gram
Minggu, 15 Jul 2018 | 07:02 WIB
Harga Emas Antam Merosot Rp3.000 per Gram
50 Bacaleg PKS Daftar ke KPU Kabupaten Serang
Sabtu, 14 Jul 2018 | 11:23 WIB
50 Bacaleg PKS Daftar ke KPU Kabupaten Serang

KOMENTAR

Soal Berita Hoax, Ansor Banten: Sikat! Jerat dengan UU ITE
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top