Kamis, 24 September 2020 |
News Room - News Community

SMSI Kembali Mendata Media Online untuk Syarat Verifikasi Dewan Pers

Kamis, 08 Mar 2018 | 14:23 WIB Dibaca: 595 Pengunjung

Logo SMSI.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Pengurus pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) meminta seluruh pengurus di tiap-tiap provinsi untuk kembali mendata perusahaan-perusahaan media online untuk didaftarkan menjadi anggota SMSI.

Permintaan tersebut menindaklanjuti pemberitahuan dari Dewan Pers tentang proses verifikasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai konstituen Dewan Pers tertanggal 6 Maret, yang meminta SMSI mendata dan mendaftarkan kembali keanggotannya.

Sebelumnya, SMSI telah menyerahkan data keanggotaan dari tiap-tiap provinsi se-Indonesia ke Dewan Pers sebagai syarat verifikasi menjadi konstituen Dewan Pers.

Ketua SMSI Pusat, Auri Jaya mengatakan, pengurus pusat SMSI terus fokus pada verifikasi untuk menjadi konstituen Dewan Pers.

“Prioritas kita menjadi konstituen Dewan Pers. Sambil menunggu proses tersebut, kita bergerak melaksanakan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan dalam Raker di Bangka Belitung,” kata Auri saat melakukan dengan rapat, di Gedung SMSI Pusat Jl. Veteran II No. 7 C Jakarta.

Auri pun menegaskan, anggota SMSI adalah pemilik perusahaan media siber atau media online di seluruh Indonesia.

“Saat ini, memang media siber yang tergabung masih kecil (sedikit-red) dan belum maksimal dalam pengelolaan, baik secara konten maupun sisi desain portalnya dan usaha. Namun inilah yang menjadi tantangan saya untuk mewujudkan portal-portal yang berada dalam SMSI menjadi portal yang mampu bersaing,” terang Auri.

Direktur Utama Jawa Pos News Network (JPNN) ini pun mengatakan, jika dari sekian banyak portal media yang tergabung menjadi anggota SMSI, kemudian ada 10 sampai 15 yang menjadi besar, itu adalah prestasi membanggakan. “Apalagi jika seluruh anggota SMSI menjadi besar semua,” ujarnya.

Evaluasi Kepengurusan 

Auri juga mengungkapkan, pengurus pusat SMSI akan segera menggelar rapat pleno untuk mengevaluasi kepengurusan dan restrukturisasi. Hal ini merupakan salah satu amanat Rakernas di Bangka Belitung.

Untuk itu, segera kita akan surati pengurus untuk diminta surat pernyataan kesediaannya. “Usai kepengurusan di SK-kan, kita akan menyusun rencana kerja pengurus, membangun jaringan, melakukan audensi-audensi dengan Dewan Penasehat dan lembaga-lembaga pemerintah sebagai mitra,” terangnya.

Pada kesempatan itu, selesai rapat, pengurus SMSI meresmikan ruang Sidang SMSI Pusat yang diberinama Ruang Sidang Tarman Azzam. Nama tersebut diambil sebagai penghargaan atas perjuangan dan pengabdian Tarman Azam (Ketua Umum PWI dua periode, 1998-2003 dan 2003-2008) dan terakhir sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI 2008-2013).

Tarman Azam meninggal dunia pada di Kota Ambon, Jumat, 9 September 2016 pada saat berkunjung untuk menghadiri persiapan peluncuran Hari Pers Nasional (HPN) 2017. Semasa hidupnya dalam menjaga eksistensi PWI dan masyarakat pers. [ard]

Editor: Rapih Herdiansyah
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

SMSI Kembali Mendata Media Online untuk Syarat Verifikasi Dewan Pers
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top