Selasa, 19 November 2019 |
News Room

Siswa SD Dari Banten 'Borong' Piala Kompetisi Robotik Internasional

Minggu, 19 Nov 2017 | 19:13 WIB Dibaca: 1264 Pengunjung

Siswa SD YPWKS I Kota Cilegon pada Kompetisi Robotik 2017 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (11/11/2017)

SERANG, [NEWSmedia] - Masyarakat Provinsi Banten patut berbangga, pasalnya nama Provinsi Banten kembali harum di kancah nasional, kali ini putra-putri Banten kembali menorehkan prestasi dalam dunia Pendidikan khususnya di bidang sains. Setelah rombongan tim Sekolah Dasar (SD) YPWKS I berhasil memborong piala juara I dan III Kompetisi Robotik 2017 yang digelar oleh Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK), Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Robotik memang bukan merupakan hal baru di Indonesia, namun perpaduan berbagai mata pelajaran mulai dari matematika, IT hingga elektronik tersebut membuatnya terlihat lebih eksklusif, karena membutuhkan ilmu pengetahuan khusus yang memadukan ilmu sains dan teknologi robot.

Tidak heran apabila masih jarang kompetisi dalam bidang robotik, kalaupun ada rata-rata diikuti oleh pelajar SMA hingga Mahasiswa dari perguruan tinggi ternama.

Namun, anggapan tersebut dapat dipatahkan oleh rombongan Ulaya dan kawan-kawannya, para siswa asal SD YPWKS I Cilegon yang telah berhasil merebut juara I Kompetisi Robotik 2017 yang digelar PP IPTEK pada 11 November 2017 kemarin di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Keberhasilan Ulaya tersebut disambut bangga Kepala Sekolah SD YPWKS I Cilegon, Nana Supriyatna yang tidak henti-hentinya merasa bangga atas hasil dari pelatihan para siswa yang masih duduk dikelas I SD tersebut.

"Menjadi hal yang luar biasa, karena mereka masih duduk di kelas 1, yang artinya ini merupakan potensi luar biasa untuk kedepannya, karena mereka masih memiliki banyak waktu untuk terus mengasah kemampuannya," ujar Kepala Sekolah YPWKS I Cilegon, Nana Supriyatna.

Nana mengungkapkan, ini bukan kali pertama pihaknya meraih juara dalam ajang serupa, dimana pada tahun 2015 lalu rombongan SD tersebutpun pernah menjuarai kompetisi robotik tingkat nasional yang digelar di johor malaysia, kemdian pada tim Ulaya yang masih duduk di kelas 1 tersebut beberapa waktu lalu juga pernah menyabet juara II kompetisi robotik tingkat nasional yang digelar di BSD pada Oktober lalu.

Pada kompetisi bergengsi yang digelar oleh PP IPTEK Kemenristekdikti tersebut, SD YPWKS I berhasil merebut Juara I kategori Robo Wars Pra Junior yang diikuti oleh Ulaya dan Fadhlan, Kemudian pada Kategori Robo Soccer Junior berhasil merebut juara III yang dipiloti oleh Ahmad Yusuf, Agas dan Raifal, dan terakhir pada kategori Robo Soccer pra junior dengan juara III yang dibentengi oleh Fadhlan, Ehsan dan Raihan.

Atas prolehan prestasi yang diraih oleh Ulaya dan kawan-kawan, Nanan mengatakan para siswa tersebut mendapat undangan untuk dapat mengikuti kompetisi diajang yang lebih bergengsi yaitu ditingkat internasional yang rencananya akan digelar di Singapore dan Hongkong dalam waktu dekat, namun rencana tersebut terncama gagal lantaran pihak sekolah tidak memiliki biaya akomodasi selama kompetisi berlangsung, oleh karenanya dirinya berharap mendapat perhatian dari pihak Yayasan ataupun pemerintah.

"Tentu kami berharap dapat mengikuti kompetisi tersebut, oleh karena kami berharap mendapatkan perhatian," pungkasnya.

Sementara itu, Orang Tua Siswa, Nuyanti mengungkapkan bahwa keberhasilan para siswa tersebut merupakan hasil dari kerjasama antara pihak sekolah dengan orangtua yang terus medorong anak untuk mau mengasah potensi yang dimilikinya. Dimana Robotik yang masuk dalam program ekstrakulikuler seolah tersebut memang memerlukan pengetahuan yang lebih, namun karena pendekatanya lebih pada bermain tidak membuat siswa jenuh.

"Jadi mereka seperti bermain, tanpa sadar itu menambah pengetahuan baru buat mereka, biasanya anak-anak kan hanya ingin membeli robot yang sudah jadi, tapi dengan ini diajarkan bagaimana mulai dari merakit hingga membuat agar robot itu bisa berjalan," ujar Nuryati

Atas prestasi dan segala potensi yang ada tersebut, dirinya berharap pihak Yayasan dapat memberikan perhatian lebih terhadap ekstrakulikuler robotik yang telah mengharumkan nama Provinsi Banten tersebut, terlebih dirinya berharap pemerintah dalam hal ini Pemkot Cilegon dan Pemprov Banten dapat memberikan perhatian khususnya untuk ekstrakulikuler robotik, lantaran dirinya menganggap selama ini Robotik tidak terlalu mendapat perhatian seperti ekstrakulikuler mainstream lainnya, padahal terbukti Banten memiliki potensi untuk mengasah kemampuan tersebut.

"Kami harap perhatian lebih, karena saya lihat robotik ini tidak terlalu dilirik di Banten, padahal potensinya sudah jelas ada," pungkasnya. [idr]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Siswa SD Dari Banten 'Borong' Piala Kompetisi Robotik Internasional
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top