Selasa, 21 November 2017 |
News Room

Sistem Server Ditjen Pajak Alami Gangguan, Upload Faktur Gagal

Jumat, 06 Okt 2017 | 14:32 WIB Dibaca: 555 Pengunjung

Aplikasi e-faktur Direktorat Jenderal Pajak.*

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah pengusaha perdagangan dan jasa mengalami kendala saat akan membuat faktur pajak melalui aplikasi e-faktur Direktorat Jenderal Pajak. Faktur yang akan dibuat gagal diupload, sehingga tidak bisa membuat faktur.

Andri Hakim, pengusaha asal Kota Serang, Banten mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, sudah beberapa hari dirinya selalu gagal membuat faktur melalui aplikasi ETaxInvoice untuk perusahaan miliknya.

“Awalnya error tidak bisa login, karena harus update aplikasi e-faktur versi terbaru. Tapi setelah saya sudah install aplikasi terbaru, nggak bisa bikin faktur. Fakturnya reject terus saat akan diupload,” kata Andri, ditemui di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Serang, Jumat (10/6/2017).

Pengusaha kena pajak itu mendatangi kantor pajak untuk konsultasi terkait permasalahan tersebut. Akan tetapi, tetap tidak bisa dan petugas Kantor Pelayanan Pajak Pratama Serang tidak bisa memberikan solusi.

Andri mengungkapkan, meskipun uploader berjalan, namun faktur pajak gagal upload dengan keterangan ETAX Service 40008 ; ETAXSERVICE-40008: Service Error. Lakukan upload ulang. Marshalling Error: Connection refused.

“Sudah diulang-ulang upload masih tetap saja gagal. Ini mengganggu proses transaksi usaha saya. Repot kalau begini,” tutur Andri.

Mengurus pajak rumit

Ia pun akhirnya mengungkapkan keluhan lainnya yang sering dialami wajib pajak. Menurutnya, sistem perpajakan yang dipakai atau dipergunakan terlalu rumit, mulai dari pendaftaran sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) sampai dengan membuat pelaporan pajak.

“Setiap kali mengurus pajak repot. Berbelit-belit prosesnya. Ini harus jadi perhatian pemerintah. Kami warga negara yang sadar dan taat untuk membayar dan melaporkan pajak, tapi kalau sistem dan mekanismenya rumit seperti ini, bagaimana? Ini harus ada penyederhanaan-penyederhanaan sistem,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan salah seorang petugas Kantor Pelayanan Pajak Pratama Serang yang enggan disebutkan identitasnya, pengaduan permasalahan pada aplikasi e-faktur terjadi sejak memasuki awal Oktober 2017.

“Karena per 1 Oktober  ada pembaharuan-pembaharuan. Sebelumnya ada masalah dengan keterangan bahwa faktor koneksi internet. Akan tetapi hari ini permasalahannya lain, reject upload faktur. Ini sudah banyak yang masuk laporannya. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, sistem server di kantor pusat kami ada masalah,” ujarnya. [idr]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Sistem Server Ditjen Pajak Alami Gangguan, Upload Faktur Gagal
Top