Sabtu, 17 November 2018 |
News Room - News Community

Serikat Media Siber Indonesia Gelar Rakernas Perdana di Surabaya

Minggu, 23 Jul 2017 | 14:48 WIB Dibaca: 645 Pengunjung

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).*

SURABAYA, [NEWSmedia] - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana pada Rabu-Kamis, 26-27 Juli mendatang. Rakernas diselenggarakan di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Ketua SMSI Jatim, Eko Pamuji menyatakan siap menerima para peserta Rakernas SMSI dari seluruh provinsi di Indonesia. Menurutnya, persiapannya sudah hampir 100 persen.

Eko mengungkapkan, kepastian Rakernas SMSI digelar di Surabaya, setelah pengurus pusat SMSI yakni Ketua SMSI Teguh Santosa dan Sekjen SMSI Firdaus bertemu dengan Ketua Dewan Penasihat SMSI, Dahlan Iskan.

"Pak Dahlan memberikan lampu hijau Surabaya jadi tempat rakernas pertama ini," kata Eko, Sabtu (22/7/2017) sore.

Pengurus pusat SMSI saat bertemu Dahlan Iskan.*

Eko juga mengungkapkan, sampai saat ini, dengan waktu yang relatif singkat, organisasi yang menaungi perusahaan media siber itu telah terbentuk di hampir seluruh wilayah provinsi. Tak kurang dari 25 Cabang se Indonesia telah terbentuk, dengan anggota yang rata-rata mencapai ratusan.

Acara Rakernas SMSI ke-1 ini akan diselenggarakan di Hotel Harris Gubeng Surabaya. Dalam Rakernas nanti, lanjut Eko, sejumlah tokoh penting akan hadir, termasuk dari Dewan Pers dan Kementerian Komunikasi dan Informatika RIM

“Di samping Dewan Pers dan PWI, kami juga mengundang sejumlah tokoh penting lainnya seperti Pak Dahlan Iskan, dan untuk pemerintahan kami juga mengundang jajaran Kementerian Komunikasi dan Informatika, Forpimda Provinsi, dan Forpimda Kota Surabaya,” katanya.
 
Untuk diketahui, perkembangan dan keberadaan media siber di Indonesia relatif banyak. Hal ini merupakan wujud berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang kini telah mengubah lanskap ruang publik di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Dengan akses luas ke dunia maya, setiap individu juga bisa menjadi produsen informasi. Kehadiran media baru (media siber/media online) mempermudah pertukaran informasi, termasuk kabar bohong atau hoax. Indonesia yang memiliki 250 juta penduduk, dan diperkirakan 135 juta orang di antaranya memiliki koneksi ke dunia siber.

Adapun cara terbaik memerangi kabar bohong, terutama yang disebarkan di dunia siber, adalah dengan meningkatkan profesionalitas perusahaan dan wartawan media siber. Sebagaimana program yang sedang digalakkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Selain Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang juga perlu dilakukan pengelola media siber adalah membangun asosiasi seperti SMSI, untuk mendorong profesionalitas perusahaan media siber yang kini jumlahnya sangat banyak di Indonesia. [ard/idr]

Editor: Arif Darma
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Serikat Media Siber Indonesia Gelar Rakernas Perdana di Surabaya
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top