Selasa, 22 Mei 2018 |
News Room - Pilkada Kota Serang 2018

Sengketa Pilkada: Ketua KPU Kota Serang Diperiksa

Minggu, 11 Feb 2018 | 14:01 WIB Dibaca: 450 Pengunjung

Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin saat diperiksa di Kantor Panwaslu Kota Serang, Sabtu (10/2/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] – Divisi Penindakan dan Pelanggaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Serang, Faridi memeriksa Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin di Kantor Panwaslu Kota Serang, Sabtu (10/2/2018).

Pemeriksaan tersebut terkait dengan adanya laporan dari bapaslon perseorangan Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri dan berlangsung selama dua jam lebih.

Didampingi oleh empat komisioner KPU lainnya, Heri tiba di Kantor Panwaslu Kota Serang sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung dicecar beberapa pertanyaan seputar jalannya verifikasi administrasi (vermin) dukungan perbaikan bapaslon Agus-Samsul.

“Pada masa penyerahan dukungan perbaikan, KPU langsung melakukan verifikasi penghtiungan (vertung). Hasilnya sebanyak 59.685. Bapaslon menyerahkan dukungan perbaikan pada tanggal 20 Januari pukul 23.00 WIB. Angka tersebut dituangkan dalam BA.1 KWK Perseorangan Perbaikan. Ketika dibawa ke vermin perbaikan jumlah yang MS sebanyak 23.213, dan TMS sebanyak 36.472," kata Heri.

Ia mengungkapkan, jumlah TMS terbanyak disumbang dari ganda internal sebanyak 31.315, sementara ganda eksternal mencapai 4.596 yang terdiri dari 2.346 data ganda karena sebelumnya pernah memberikan dukungan kepada bapaslon perseorangan Samsul Hidayat-Rohman. Sementara 2.250 karena sebelumnya pernah memberikan dukungan kepada bapaslon Agus-Samsul dan dinyatakan TMS.

"Angka itu dituangkan dalam BA.2 dan BA.4 KWK Perseorangan Perbaikan. Saat rapat penyerahan hasl vermin, timses dan pengacara bapaslon menolak untuk menerima BA.2 dan BA.4 KWK Perseorangan Perbaikan,” ungkpanya.

BACA JUGA: Pilkada Kota Serang: Agus-Samsul tidak Memenuhi Syarat

Ia juga menjelaskan, setelah vermin, pihaknya melakukan verifikasi faktual terhadap data yang memenuhi syarat (MS) sebanyak 23.213 pada tanggal 30 Januari sampai 5 Februari 2018. Saat itu, petugas PPS dikoordinir PPK siaga menunggu jadwal pengumpulan pendukung oleh bapaslon.

"Tapi hingga hari terakhir tidak ada pengumpulan oleh bapaslon, maka angka 23.213 itu menjadi TMS. Data itu dikukuhkan dalam rapat pleno rekapitulasi dukungan perbaikan tanggal 9 Februari 2018 dalam Model BA.7 KWK Perseorangan. Setelah itu,  timses dan pengacara bapaslon baru mau menerima hasil vermin BA.2 dan BA.4 KWK Perseorangan Perbaikan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Serang, Rudi Hartono menuturkan, pemeriksaan tersebut adalah sebagai upaya menggali keterangan dari terlapor. Nahkan, Rudi memastikan, pihaknya akan secara obyektif dalam penyikapi laporan bapaslon Agus-Samsul.

“Kami percaya teman-teman KPU sangat profesional dan bekerja sangat keras. Kami sendiri bahkan turut bersama mengawasi jalannya vermin itu. Jadi kita ikuti saja proses ini,” kata Rudi.

Untuk diketahui, usai pemeriksaan, Heri mendandatangani hasil klarifikasi bermaterai, kemudian, rombongan KPU Kota Serang keluar dari kantor Panwaslu Kota Serang sekitar pukul 18.15 WIB. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Sengketa Pilkada: Ketua KPU Kota Serang Diperiksa
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top