Jumat, 07 Agustus 2020 |
Kesehatan - News Gallery

Selain Haus, Ini Dampak Kurang Minum Air Putih Saat Sahur

Minggu, 03 Jun 2018 | 00:03 WIB Dibaca: 505 Pengunjung

Foto ilustrasi

[NEWSmedia] - Menjalankan ibadah puasa bukan berarti asupan cairan jadi berkurang. Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor, Ali Khomsan, mengingatkan tetap minum air putih sekitar delapan gelas sehari, yang dibagi pada saat sahur dan buka.

Saat sahur, Ali menyarankan cukup minum tiga gelas air putih. Diawali dengan menenggak segelas air putih usai bangun tidur, usai makan minum segelas air putih lagi, dan sebelum Imsak minum lagi segelas air.

"Kalau saat sahur minum empat gelas air putih, itu terlalu berat. Karena kita harus mengisi tubuh dengan asupan gizi yg lain saat berpuasa," kata Ali saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta beberapa lalu ditulis.

Ketika pagi sudah tiga gelas air putih, berarti saat berbuka menenggak lima gelas. Terbagi saat berbuka puasa, sebelum dan sesudah makan, sesudah salat Tarawih, dan sebelum tidur.

Efek tubuh kurang cairan

Bila saat sahur tidak minum air putih dalam jumlah cukup, tubuh akan dehidrasi. Ditandai dengan rasa haus yang diikuti dengan gangguan lain.

"Kurang minum air putih itu dampaknya apa? Mulai dari gangguan suasana hati, menurunkan kemampuan psikomotorik. Jadi dehidrasi itu dampaknya bermacam-macam," kata Ali.

Tak cuma itu, kurang minum air putih juga membuat kantung mata berwarna lebih gelap, jerawat muncul, dan kulit kering jadi kering. [lpt]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Selain Haus, Ini Dampak Kurang Minum Air Putih Saat Sahur
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top