Selasa, 18 Mei 2021 |
News Gallery - Lifestyle

Saran Untuk Bercinta Setelah Alami Serangan Jantung

Jumat, 18 Nov 2016 | 00:03 WIB Dibaca: 1161 Pengunjung

Foto Ilustrasi

[NEWSmedia] - Ketika Anda baru saja mengalami serangan jantung, mungkin berhubungan seks bisa menjadi hal yang membuat Anda dan pasangan sama-sama khawatir dan takut jika tiba-tiba hal hal tersebut terjadi lagi.

Namun sebenarnya seks masih bisa dilakukan jika Anda dan pasangan sama-sama mengetahui apa saja hal-hal penting tentang seks, setelah terkena serangan jantung, Kamis (17/11/2016), berikut ini adalah saran dari para ahli:

Anda perlu menunggu setidaknya satu minggu

Sebenarnya jeda waktu untuk melakukan hubungan seks setelah mengalami serangan jantung, berbeda-beda pada setiap individu. Namun satu minggu adalah pedoman umum yang paling dianjurkan.

“Jika Anda bisa menaiki tangga tanpa merasakan tekanan di dada atau sesak napas, latihan tersebut sudah cukup untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan Anda,” kata direktur medis dari program kesehatan jantung di Mount Sinai Heart Hospital, Mary Ann McLaughlin, MD.

Kesempatan untuk mengalami serangan jantung saat seks sangat kecil

Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa saat berhubungan seks, ”durasi waktu ketika denyut jantung dan tekanan darah berada di tingkat yang sangat tinggi, hanya kurang dari satu menit, biasanya terjadi ketika akan orgasme. Aktivitas seksual biasanya tidak masalah bagi Anda, karena tidak ada orang yang mengalami klimaks yang berlangsung selama satu jam,” kata ahli jantung di Providence Saint John's Health Center di Santa Monica, California, Richard Wright, MD.

Anda mungkin mengalami memar

Jangan khawatir jika setelah berhubungan seks, tubuh Anda memiliki memar kebiru-biruan atau ungu.

“Beberapa pasien jantung yang keluar dari rumah sakit, dalam tubuhnya terkadang masih ada sisa obat pengencer darah atau obat-obatan platelet yang dapat menyebabkan tubuhnya mudah memar, ini tidak serius kecuali memarnya gelap atau meluas,” ujar Dr. McLaughlin.

Posisi tertentu tidak memberatkan jantung

“Saat seks, pasangan yang lebih aktif secara fisik, dapat meringankan jantung pasangannya yang pernah mengalami serangan jantung," tutur Dr. Wright.

Ia menyarankan untuk lebih sering melakukan posisi misionaris, sehingga wanita yang pernah mengalami serangan jantung lebih pasif dan tidak perlu melakukan banyak aktivitas fisik. Sebaliknya, jika pasangan pria yang pernah mengalami hal tersebut, buat ia berada di bagian bawah saat seks.

Rehabilitasi jantung dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda di kamar tidur

Ada spesialis yang akan membantu Anda kembali sehat, seperti sebelum mengalami serangan jantung.

“Hal ini dapat memberikan kepercayaan diri pada pasien, bahwa mereka dapat menaikkan detak jantungnya. Terlebih lagi, rehabilitasi jantung tersebut seringkali mencakup kelompok-kelompok pendukung yang membahas aspek psikologis dan sosial yang terkena dampak dari trauma jantung,” ujar Dr. McLaughlin.

Obat Anda bisa saja menghambat kinerja seksual

“Tekanan darah rendah atau efek samping dari obat-obatan tertentu, bisa membuat Anda merasa pusing setelah berhubungan seks atau dapat mempengaruhi kemampuan Anda dalam menjaga tingkat gairah. Untuk sebagian besar, gejala ini tidak mengkhawatirkan," ungkap Dr. Wright.

Dr. McLaughin menyarankan untuk makan sesuatu yang mengandung garam dan minum air putih untuk menaikkan tekanan darah.

“Namun jika Anda merasa ada tekanan di dada atau gejala Angina lainnya, Anda harus menghentikan aktivitas tersebut,” tegasnya. [04]

Penulis: Lpt
Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Saran Untuk Bercinta Setelah Alami Serangan Jantung
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top