Kamis, 20 September 2018 |
News Room

'Samson' Ditemukan Mati di Pantai Karang Ranjang Ujung Kulon

Kamis, 26 Apr 2018 | 17:10 WIB Dibaca: 2206 Pengunjung

Petugas TNUK saat menemukan bangkai badak Jawa di TNUK, Kabupaten Pandeglang, Senin (23/4/2018) (FOTO: IST).*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] – Petugas Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) menemukan bangkai Badak Jawa di sekitar pantai Karang Ranjang, SPTN Wilayah II Pulau Handeuleum, Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Senin (23/4/2018) kemarin.

Kepala Balai TNUK, Mamat Rahmat mengatakan, bangkai Badak jantan yang diketahui bernama Samson tersebut ditemukan dalam kondisi masih utuh, bercula dan masih lengkap.

"Setelah dilakukan proses identifikasi pada bangkai dan pencocokan dengan database badak jawa, dengan ciri khas sobekan pada telinga sebelah kiri, diketahui bahwa Badak yang mati tersebut bernama Samson (ID: 037.2012), dengan perkiraan umur lebih dari 30 tahun," kata Mamat melalui siaran pers yang diterima NEWSmedia, Kamis (26/4/2018).

Pada hari Selasa (24/4/2018), petugas TNUK bekerjasama dengan tim dokter hewan Patologi IPB dan WWF Ujung Kulon, melakukan pendokumentasian dan penyelamatan cula serta bangkai agar tidak terbawa arus pantai. Pada pemeriksaan awal dari bangkai badak tersebut, petugas tidak menemukan adanya luka akibat perburuan.

“Selanjutnya tim gabungan melakukan nekropsi dan pengambilan sampel (usus, otot jantung dan hati), untuk mengetahui penyebab kematian. Berdasarkan laporan sementara hasil nekropsi terhadap bangkai badak jawa tersebut, diperkirakan kematian kurang lebih 3 hari dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya penyakit infeksi dengan pathogen yang bersifat akut,” jelasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil monitoring populasi badak jawa pada tahun 2017 menyebutkan, jumlah minimum badak jawa yang ada di TNUK adalah 67 individu. Dengan demikian, setelah Samson mati, jumlah minimum badak jawa saat ini adalah 66 individu.

Namun demikian, berdasarkan hasil rekaman video trap pada bulan Februari 2018 menyebutkan, dua anak badak jawa terpantau dari induk bernama Puri (ID: 013.2011) dan Dewi (ID: 004.2011). Kedua anak badak jawa itu baru mendapatkan ID: 073.2018 dan ID: 074.2018 namun belum punya nama.

Dengan demikian, dapat disimpulkan jumlah minimum populasi badak Jawa yang ada di TNUK saat ini berjumlah 68 individu.

Sementara saat ini, bangkai badak jawa yang bernama Samson tersebut telah dikubur dan sebulan kemudian akan digali untuk dirangkai kembali tulang belulangnya. [rls]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Revitalisasi Banten Lama Baru Mencapai 30 Persen
Rabu, 19 Sept 2018 | 13:38 WIB
Revitalisasi Banten Lama Baru Mencapai 30 Persen
Tips Jitu Lolos CPNS 2018
Rabu, 19 Sept 2018 | 10:13 WIB
Tips Jitu Lolos CPNS 2018

KOMENTAR

'Samson' Ditemukan Mati di Pantai Karang Ranjang Ujung Kulon

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top