Minggu, 25 Februari 2018 |
News Room - Pemerintahan

Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Serang Berkurang Akibat Beralih Fungsi Jadi Industri

Rabu, 15 Mar 2017 | 14:12 WIB Dibaca: 648 Pengunjung

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Dinas Pertanian Kabupaten Serang, Zaldi Duhana saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/3/2017).

SERANG, [NEWSmedia] – Semakin menipisnya lahan pertanian di Kabupaten Serang saat ini, dikarenakan adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri yang semakin mengkhawatirkan.

“Saat ini jumlah lahan pertanian sekitar 48.105 hektare. Dan terhitung sejak tahun 2011 hingga 2016 setiap tahunnya diperkirakan berkurang sejumlah 1.600 hektare, dan itu mayoritas dialih fungsikan menjadi kawasan industri yang terdapat di Ciruas, Kibin, Cikande dan Kramatwatu,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Dinas Pertanian Kabupaten Serang, Zaldi Duhana saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/3/2017).

Untuk mengurangi adanya alih fungsi lahan pertanian tersebut, lanjut Zaldi, Pemerintah Kabupaten Serang telah memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Pertanian Pangan Berkelanjutan untuk mencegah laju pengalihfungsian sawah bagi non pertanian.

“Makanya dengan adanya perda tersebut, lahan pertanian tidak gampang dialih fungsikan kecuali untuk kepentingan umum seperti gedung pemerintahan, sutet, jalan tol, pipa gas, jembatan dan lain-lain,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau bagi para investor asing maupun dalam negeri supaya tidak menggunakan lahan sawah, namun akan diarahkan ke sekitar jalur tol Serang-Panimbang yang akan dibangun, serta pada lahan-lahan lain yang kurang produktif.

“Jika nanti ada investor yang melanggar ketentuan pada Undang-Undang dan ketentuan pemerintah akan dikenai sanksi denda sebesar Rp5 miliar dan kurungan penjara selama lima tahun,” tegasnya. [rbc]

Penulis: Rbc
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Serang Berkurang Akibat Beralih Fungsi Jadi Industri
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top