Rabu, 14 November 2018 |
News Room - Pemerintahan

Ribuan e-KTP Ditemukan Berserakan di Kabupaten Serang

Selasa, 11 Sept 2018 | 17:12 WIB Dibaca: 411 Pengunjung

Ribuan e-KTP ditemukan di Kampung Banjarsari, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. [ist]*

SERANG, [NEWSmedia] - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Serang, Asep Saepudin menyikapi terkait penemuan ribuan kepingan e-KTP di Kampung Banjarsari, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Menurutnya, barang-barang tersebut ditemukan oleh warga di tempat pembuangan sampah dan semak belukar yang kemudian diamankan dan diserahkan ke Koramil Cikande.

"Total terdata sebanyak 2.910 keping KTP dan 9 kartu keluarga (KK). 2.910 keping itu terdiri dari 513 KTP manual dan 111 e-KTP yang rusak secara fisik," kata Asep melalui siaran pers yang diterima NEWSmedia, Selasa (11/9/2018).

Ia menjelaskan, setelah adanya tmeuan tersebut, pihaknya melakukan uji data dengan alat pembaca (reader) terhadap empat e-KTP dan sembilan kartu keluarga.

"Semua sudah tidak berlaku (tidak aktif) atau e-KTP dan KK yang tidak digunakan karena telah dilakukan pergantian akibat perubahan data penduduk yang bersangkutan," jelasnya.

Ia menuturkan, pihaknya memastikan semua barang-barang tersebut milik Disdukcapil Kabupaten Serang, namun 
kemungkinan kuat dokumen itu tidak berlaku karena sudah ada pergantian  dengan produk baru untuk penduduk yang bersangkutan.

"Misalnya, atas nama Asan, melakukan pergantian fisik KTP-el karena mengubah jenis pekerjaan dari wiraswasta menjadi kepala desa. Atas nama Suharyati, melakukan pergantian fisik KTP-el karena mengubah status perkawinan. Kemudian untuk KK, misalnya atas nama Basar, kepala keluarga, melakukan pergantian karena pembaharuan KK dari tanda tangan camat menjadi tanda tangan kepala Disdukcapil Kab. Serang sesuai amanat undang-undang. Kami akan uji semua KTP-el untuk memastikan sebagai produk yang sudah tidak terpakai dari proses pergantian," tuturnya.

Dibuang Oleh Oknum Staf Kecamatan

Ia juga menerangkan, berdasarkan penjelasan, pihak pemerintah Kecamatan Cikande sedang merapihkan ruang yang biasa dipakai gudang atau tempat penyimpanan barang yang tidak terpakai.

"Akibat ketidakpahaman, kemudian dokumen kependudukan itu dibuang oleh oknum staf kecamatan ke tempat pembuangan sampah secara sembarangan," terangnya.

Selain itu, ia menegaskan, sejak dirinya memimpin Disdukcapil Kab Serang pada 2015, setiap fisik e-KTP dan KK yang salah cetak serta yang sudah tidak terpakai dirinya mengirimkan barang-barang tersebut ke Kemendagri.

Namun sejak 2016, Kemendagri tidak menerima karena gudangnya penuh dari pengiriman se-Indonesia. Fisik KTP-el atau KK yang sudah tidak terpakai kemudian disimpan di gudang Disdukcapil dan kantor kecamatan. 

"Agar kejadian ini tidak terulang, kami akan melakukan rapat bersama pemerintah kecamatan, Rabu (12/9/2018). Kami akan tarik semua fisik e-KTP dan KK yang sudah tidak berfungsi atau tidak terpakai ke kantor Disdukcapil Kabupaten Serang," pungkasnya. [rls]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ribuan e-KTP Ditemukan Berserakan di Kabupaten Serang

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top