Minggu, 24 Maret 2019 |
News Room - Ekonomi

RI Miliki Pembangkit Listrik dari Limbah Sawit Senilai Rp27 Miliar

Selasa, 05 Mar 2019 | 12:11 WIB Dibaca: 557 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Biogas hasil kerjasama antara PT Perkebunan Nusantara V dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi resmi beroperasi di Pabrik Kelapa Sawit Terantam PTPN V, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau kemarin.

“Setelah melalui banyak diskusi dan kajian, kami bersyukur pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di PKS Terantam hasil kerjasama dengan BPPT dapat diselesaikan dan diresmikan bersama-sama,” ujar Direktur Utama PTPN V Jatmiko Krisna Santosa dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Pembangunan PLT Biogas itu menelan nilai investasi Rp27 miliar. Bahan baku yang digunakan untuk menghasilkan listrik berasal dari palm oil mill effluent (POME) atau limbah cair dari pabrik kelapa sawit Terantam, dan mampu menghasilkan listrik sebesar 700 Kilo Watt (KW).

Jatmiko menerangkan, listrik yang dihasilkan dari pembangkit ini nantinya akan digunakan untuk operasional pabrik pengolahan kernel (inti) sawit di Tandun, yang saat ini beroperasi dengan pasokan listrik dari PLT Biogas Tandun dan supply bahan bakar fossil.

"Penerapan sawit yang lestari bukanlah menyulitkan, tapi jadi bagian dari mimpi besar PTPN V untuk menjadi contoh sukses peningkatan nilai tambah dari limbah kelapa sawit, sekaligus meningkatkan kemampuan inovasi teknologi pemanfaatan limbah cair menjadi energi listrik di Indonesia," ujarnya.

PLT Biogas Teratam merupakan project kedua di PTPN V, sebelumnya juga telah dibangun PLT Biogas pertama di lingkungan BUMN Perkebunan berlokasi PKS Tandun dengan daya 1,2 mw. Selanjutnya, Jatmiko tengah merencanakan membangun PLT Biogas ketiga.

"Yang ketiga di PKS Sei Pagar, tetap bekerja sama dengan BPPT. Kami berharap ke depan akan semakin banyak perusahaan sawit yang dapat memanfaatkan limbah kelapa sawit menjadi energi di Indonesia,” harap Jatmiko.

Kelapa sawit dinilai merupakan alternatif sumber energi yang paling baik untuk menggantikan sumber energi fosil yang tak lama lagi akan habis. Sebab tanaman ini memiliki produktifivitas yang tinggi dan ramah lingkungan.

Sumber energi berbasis sawit seharusnya bisa menjadi salah satu pilihan strategis untuk memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

RI Miliki Pembangkit Listrik dari Limbah Sawit Senilai Rp27 Miliar

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top