Senin, 26 Agustus 2019 |
News Room

Resmi Dilantik, Kakak Iman Ariyadi Jadi Wakil Wali Kota Cilegon

Rabu, 31 Jul 2019 | 16:52 WIB Dibaca: 178 Pengunjung

Wali Kota Cilegon, Edi Ariyadi dan Wakil Wali Kota Cilegon, Ati Marliyati setelah dilantik di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (31/7/2019)

 SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten Wahidin Halim secara resmi melantik Ati Marliyati sebagai Wakil Wali Kota Cilegon masa jabatan 2016-2021 di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (31/7/2019).

Ati menggantikan Edi Ariyadi yang kini menjabat sebagai Wali Kota Cilegon, setelah Tb Iman Ariyadi menjadi tersangka di KPK akibat menerima suap perijinan pusat perbelanjaan di Kota Baja tersebut.

"Bersyukur, perjalanan panjang di dalam memperjuangkan terkait dengan kepentingan masyarakat Kota Cilegon," kata Wakil Wali Kota Cilegon, Ati Marliyati kepada awak media.

Wakil wali kota perempuan di Provinsi Banten ini pun meyakinkan dirinya dan Pemkot Cilegon akan bekerjasama dengan KPK dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kota Cilegon.

"Kita sejak awal, sebelum menjabat sebagai wakil wali kota, program itu sudah dilakukan oleh Kota Cilegon. Jadi itu tinggal terus dilakukan, kita mendukung itu semua. Bukan hanya sewaktu Ibu (Ati Marliyati) dilantik jadi wakil walikota, tapi sewaktu Ibu sebagai kepala Bappeda juga ikut di dalam tim Korpsugah (KPK) di Kota Cilegon," jelasnya.

Meski baru dilantik sebagai Walikota Cilegon, Ati mengaku sudah memikirkan untuk maju kembali sebagai calon Wali Kota Cilegon pada Pilkada tahun 2020.

"Insha Allah bahwa kita sebagai pejabat publik maupun politik tentu harus memikirkan kedepan, mulai kita fikirkan. Yang terpenting sekarang ini kita menjalankan tupoksi dulu sebagai seorang wakil walikota, persiapan 2020 kita lihat perkembangan kedepan," pugkasnya.

Untuk diketahui, orang tua Ati Marliyati adalah (Alm) Tb Aat Syafaat, mantan Wali Kota Cilegon periode 2000-2010. Aat pernah menjadi pesakitan di KPK karena terbukti membuat negara rugi sebesar Rp11,5 miliar dalam kasus korupsi project pembangunan dermaga Pelabuhan Kubangsari. Aat di vonis oleh pengadilan Tipikor selama 3,5 tahun kurungan penjara pada Maret 2013.

Kemudian adiknya, Tb Iman Ariyadi, sekaligus mantan Wali Kota Cilegon meneruskan kedigdayaan bapaknya sebagai pemimpin di Kota Baja semenjak tahun 2010, hingga ditahun 2017 ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus suap sebesar Rp1,5 miliar. Imam di vonis 6 tahun kurungan penjara, subsider 3 bulan, dan denda Rp250 juta, pada Rabu 06 Mei 2018. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Resmi Dilantik, Kakak Iman Ariyadi Jadi Wakil Wali Kota Cilegon
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top