Selasa, 20 Agustus 2019 |
News Room - Politik - Banten Memilih

Relawan Rano-Embay di Ciomas Bantah Rano Karno Diusir Warga

Sabtu, 24 Des 2016 | 00:18 WIB Dibaca: 1390 Pengunjung

Calon Gubernur Banten Rano Karno di Desa Cisaat, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Kamis (22/12/2016). Lokasi ini titik kampanye setelah Rano ke Kp. Masigit, Desa Ciomas.*

SERANG, [NEWSmedia] - Relawan calon Gubernur-Wakil Gubernur Banten, Rano Karno-Embay Mulya Syarief membantah terjadi pengusiran terhadap Rano Karno saat akan berkampanye di Kp. Masigit, Desa/Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang pada Kamis (22/12/2016).

“Kami keluarga pemilik rumah yang didatangi Pak Rano Karno kemarin. Kami mengundang Pak Rano dalam kapasitas sebagai relawan. Kami ingin meluruskan bahwa tidak ada pengusiran oleh warga,” kata H. Daelami, kepada NEWSmedia, Jumat (23/12/2016).

Daelami yang juga mengaku sebagai relawan pemenangan Rano-Embay mengungkapkan agenda Rano Karno untuk kampanye tatap muka dengan warga di Kp. Masigit, Desa Ciomas, Kabupaten dijadwalkan berlangsung di rumah kakaknya yakni Hj Maemunah.

“Sebelumnya kami sudah izin di rumah teteh (Hj. Maemunah). Saya bilang Pak Rano ingin silaturahmi. Akhirnya jadi lah Pak Rano datang,” karena sekaligus menghadiri undangan acara PAC PDI-P,” terang Daelami.

Menurutnya, saat tiba di lokasi, Rano Karno disambut warga dengan membacakan salawat. “Ibu-ibu sudah nunggu, disambut salawat. Bahkan Pak Rano sempat salaman dengan warga, sampai ke dalam rumah,” tuturnya.

Daelami pun menjelaskan, Rano Karno tidak lama di tempat tersebut karena harus menghadiri acara di tempat lain. “Pak Rano buru-buru karena ada acara lagi, bukan karena diusir warga,” jelasnya.

Muamar Khadafi, anak pemilik rumah tersebut juga mengatakan, bahwa kedatangan Rano Karno di rumahnya sudah mendapat izin dari kakak tertuanya, Hj Encop Sopiah yang dikabarkan menolak kampanye Rano Karno di rumah tersebut.

“Sudah izin ke Teh Encop, sebagai kakak tertua yang juga ada di rumah,” ujar Khadafi yang juga didampingi kakaknya, Mualifudin dan beberapa keluarga lainnya yang mengklarifikasi ke kantor Redaksi NEWSmedia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Calon Gubernur Banten Rano Karno diusir saat akan melakukan kampanye di Kampung Masigit, Desa Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Kamis (22/12/2016).

Calon Gubernur Banten nomor urut 2 itu kabarnya tidak diperkenankan melakukan kampanye oleh keluarga Hj. Maemunah, pemilik rumah yang akan dijadikan tempat kampanye tatap muka dengan warga. Alasannya karena tidak ada musyawarah dan pemberitahuan kepada keluarga besar, bahwa Rano Karno akan berkampanye di tempat tersebut.

“Kejadian itu di rumah nenek istri saya. Ditolak karena tanpa izin dari anak-anak yang punya rumah. Yang punya rumah tidak melakukan musyawarah kepada anak-anaknya,” kata Meri, salah seorang keluarga pemilik rumah yang memberi keterangan kepada NEWSmedia, Kamis (22/12/2016) malam. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Relawan Rano-Embay di Ciomas Bantah Rano Karno Diusir Warga
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top