Rabu, 14 November 2018 |
Pariwisata - News Gallery

Rayakan Seba Baduy, Ribuan Warga Baduy Bakal Turun Gunung

Kamis, 05 Apr 2018 | 17:01 WIB Dibaca: 382 Pengunjung

Seba Baduy.*

[NEWSmedia] - Ribuan warga Baduy bakal turun gunung membawa hasil bumi pada perayaan Seba Baduy yang digelar 20 April mendatang di Gedung Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak.

Dalam kesempatan ini Menteri Pariwisata Arief Yahya dijadwalkan akan menghadiri perayaan Seba Baduy untuk mendorong wisata budaya di Provinsi Banten.

"Perayaan Seba Baduy itu ritual tahunan yang diselenggarakan masyarakat Baduy," kata Kasubag Pemberitaan Humas Sekretariat Pemerintahan Kabupaten Lebak, Aep Dian Hendriawan di Lebak.

Diperkirakan acara ini bakal dihadiri sebanyak 2.000 warga Baduy Dalam berpakaian putih-putih dengan ikat kepala putih juga Baduy Luar berpakaian putih-putih dengan ikat kepala atau lomar hitam.

Perayaan Seba Baduy tahun ini tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena memasuki usia satu abad yang dilaksanakan masyarakat Baduy. Bahkan, perayaan Seba Baduy dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Pemerintah Kabupaten Lebak secara resmi sudah mengundangnya.

Selain itu juga akan dihadiri mantan bupati dan para tokoh masyarakat Lebak. Perayaan ritual budaya masyarakat Badui tersebut menampilkan berbagai kerajinan,diantaranya kain tenun, tas koja, batik dan aneka souvenir.

Di samping itu juga berbagai produk kuliner khas masyarakat Lebak,seperti sale pisang, makanan camilan dan tradisional, abon ikan, gula semut, kerupuk emping dan kerajinan anyaman bambu. "Kami menilai perayaan Seba Baduy tahun ini dapat mendongkrak kunjungan wisata domestik dan wisatawan asing," katanya menjelaskan.

Menurut dia, kegiatan Seba Baduy masyarakat Baduy berjalan kaki sejauh dua kilometer dengan membawa aneka hasil pertanian ladang huma. Produksi hasil bumi itu diantaranya padi, gula aren, pisang, sayur-sayuran dan palawija.

Selama ini, kehidupan masyarakat Baduy mengandalkan dari hasil bercocoktanam pertanian ladang darat dan tidak boleh menggarap lahan persawahan dengan menggunakan cangkul maupun alat teknologi.

Masyarakat Baduy bercocok tanam sangat organik dan tidak menggunakan pupuk kimia maupun pestisida. "Dari hasil pertanian ladang itu, sebagian diantaranya diserahkan hasil bumi kepada kepala daerah," katanya.

Ia mengatakan, perayaan Seba Baduy merupakan bentuk silatuhrahmi masyarakat Badui dengan kepala daerah, yakni bupati dan gubernur sebagai "Bapak Gede" atau kepala pemerintah daerah.

Kegiatan Seba Baduy dilakukan setelah warga Baduy menjalani ritual kawalu selama tiga bulan. Ritual kawalu berlangsung selama tiga bulan dan pada kurun waktu tersebut kawasan Baduy tertutup bagi wisatawan.

Seba Baduy merupakan upacara tradisi sakral warga Baduy yang tinggal di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak yang telah dilaksanakan secara turun temurun sejak zaman Kesultanan Banten.

Perayaan Seba Baduy itu nanti disampaikan dari masyarakat Baduy yakni menitipkan pesan kepada pemerintah untuk menjaga kelestarian alam, hutan, dan lingkungan. Sebab, masyarakat Baduy tinggal di kawasan hutan Gunung Kendeng dan perlu pengamanan dan penjagaan agar kelestarian hutan tersebut tidak menimbulkan malapetaka bencana alam.

"Kami berharap Seba Baduy bisa dibantu oleh Kementerian Pariwisata menjadikan destinasi wisata budaya yang mendunia," ujarnya.

Tokoh masyarakat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Saija mengatakan bahwa peringatan upacara adat tersebut dilaksanakan sejak turun-temurun sebagai bukti kesetiaan terhadap kepala pemerintah.

Peringatan Seba selain silaturahmi dengan pejabat pemerintah juga memberikan hasil pertanian sekaligus menyampaikan berbagai pesan keluhuran atau kearifan lokal tradisi Badui. "Juga menyampaikan pesan kepada Bupati Lebak dan Gubernur Banten sebagai kepala pemerintah daerah," katanya.

Pelaksanaan Seba tahun 2018 dinamakan "Seba Gede" karena dihadiri ribuan orang, dan berbeda dengan "Seba Leutik" yang hanya dihadiri ratusan orang.

Warga Baduy setelah selesai memperingati tradisi Seba di Pendopo Pemkab Lebak akan dilanjutkan kembali untuk bertemu dengan Gubernur Banten Wahidin Halim. "Kami juga merasa kewajiban untuk merayakan Seba bersama Gubernur Banten," katanya.  [okz]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Rayakan Seba Baduy, Ribuan Warga Baduy Bakal Turun Gunung

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top