Jumat, 25 Mei 2018 |
News Room - Pemerintahan

Ratu Tatu Dianugerahi Satyalancana Kebhaktian Sosial

Rabu, 21 Des 2016 | 06:15 WIB Dibaca: 830 Pengunjung

Presiden Joko Widodo menyematkan pin kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial (SLKS) kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, dalam acara puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2016 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (20/12/2016).*

SERANG, [NEWSmedia] - Sebanyak 17 kepala daerah dan tokoh masyarakat menerima tanda kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial (SLKS) saat puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2016 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (20/12/2016).

Sementara dari Banten, hanya Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang menerima penghargaan yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Para penerima Satyalancana merupakan mereka yang selama ini berjuang demi kemanusiaan. Pada 2016 ini Kementerian Sosial RI menerima 10.041 nama usulan penerima SLKS. Dari jumlah tersebut, yang ditetapkan oleh Dewan Gelar Sekretariat Militer Presiden RI, hanya 18 nama.

Para penerima penghargaan tersebut terdiri 17 kepala daerah dan 1 orang relawan Barisan Pemadan Kebakaran di Banjarmasin bernam Kai Untung Noor.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, Satyalancana Kebaktian Sosial yang diterimanya merupakan amanah untuk terus memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Bersama Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa dan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten, Tatu berkomitmen untuk terus meluncurkan program-program sosial yang menyentuh langsung bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

“Kita sudah siapkan program-program khusus bagi PMKS. Hingga anak yatim piatu kita berikan beasiswa agar bisa menikmati pendidikan gratis sampai SLTA,” katanya.

Selain sebagai Bupati Serang, Tatu juga mengemban jabatan Ketua Umum Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Nasional yang langsung berkoordinasi dengan Kemensos. Pemberian penghargaan kepada Tatu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 108/TK/Tahun/2016 Tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Kebaktian Sosial.

Tatu dinilai berhasil menggerakkan pilar pembangunan kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masayarakat miskin, serta memberikan perhatian besar terhadap pelaksanaan penanganan PMKS. Ditambah lagi Pemkab Serang dinilai mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Serang melalui program peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Seperti diketahui, di Pemkab Serang, Ratu Tatu memiliki program prioritas untuk jangka lima tahun ke depan dalam rangka mengurangi angka kemiskinan. Yakni, program pemberdayaan PMKS dan program rumah tidak layak huni (RTLH).

Pada 2016 sebanyak 235 rumah yang sudah dibantu pembangnan rumah dari program RTLH menjadi layak huni. Pada 2017, bantuan program RTLH lebih banyak lagi, mencapai 300 RTLH.

Bukan hanya itu, Tatu menyinergikan segala potensi, termasuk menggerakan program kampung Korps Pegawai Negeri Indonesia (Korpri) dan mendorong program penanggulangan kemiskinan lain. Rehabilitasi RTLH juga difasilitasi program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang.

Selain itu, Pemkab Serang juga menyinergitaskan program pemberdayaan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) melalui program beasiswa untuk siswa miskin. “Kita akan perbanyak program untuk menanggulangi kemiskinan dalam rangka meningkatkan IPM,” ujar Tatu.

Pada program Dinsos Kabupaten Serang, Tatu terus mendorong program penanggulangan kemiskinan melaui program Kelompok Usaha Bersama Ekonomi (KUBE) untuk fakir miskin. Sebanyak 200 KUBE pada 2016. Bahkan pada 2017 sasaran program KUBE meningkat menjadi 800 KUBE.

Tak hanya itu, Tatu yang merupakan adik dari mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini, juga memberikan perhatian besar terhadap keberadaaan tenaga kerja sosial kecamatan (TKSK) dan program pemberdayaan PRSE.

Kemudian, anggaran pendampingan program keluarga harapan (PKH), pemberdayaan disabilitas, bantuan lansia, pemberdayaan warga binaan, korban narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya (napza) diperbesar.

“Kita juga membuat program pemberian jasa kepahlawanan dengan pemberian jaminan hidup untuk janda perintis atau pejuang kemerdekaan. Terakhir, program penyuluhan terhadap PMKS dan PSKS,” ujarnya.

Sementara dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, pada era sekarang, kesetiakawanan sosial ditunjukkan melalui kepedulian dan bantuan terhadap sesama seperti saat gempa melanda Aceh beberapa waktu lalu.

“Mari kita terus tanamkan dan perkuat nilai-nilai kesetiakawanan sosial dalam aksi nyata. Itulah yang membuat bangsa ini kuat,” ujarnya. [ifal]

Penulis: Syahrifal Fahlevi
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ratu Tatu Dianugerahi Satyalancana Kebhaktian Sosial
POLRES SERANG KOTA NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top