Kamis, 09 Juli 2020 |
News Room

Rano Karno, Gubernur Non Aktif yang Masih Suka Ikut di Acara Pemerintahan

Kamis, 22 Des 2016 | 19:33 WIB Dibaca: 2021 Pengunjung

Gubernur Banten non aktif, Rano Karno berbincang dengan Mendagri Tjahjo Kumolo yang juga hadir dalam acara peringatan Hari Ibu di KP3B, Kota Serang, Kamis (22/12/2016).*

SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten non aktif Rano Karno yang merupakan calon gubernur di Pilkada Banten 2017, pada Kamis (22/12/2016) pagi, terlihat dalam acara Peringatan Hari Ibu tingkat nasional yang dihadiri Presiden Joko Widodo di Halaman Masjid Agung Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Tidak diketahui secara jelas kapasitas kehadiran Rano Karno dalam acara pemerintahan tersebut. Sebab saat ini Rano sudah non-aktif sebagai Gubernur Banten. Namun dalam acara pemerintahan tersebut, ia hadir bersama istrinya Dewi Indriati.

Kepada wartawan, Rano Karno mengaku kedatangan dirinya di acara tersebut hanya menghadiri undangan. Namun dirinya tidak menjelaskan undangan yang dimaksud berasal dari Pemerintah Provinsi Banten atau undangan khusus dari Presiden Joko Widodo.

Simak: Sejak Jadi Gubernur, Harta Kekayaan Rano Karno Naik Rp2,78 Miliar

“Saya diundang dan sebetulnya Pak WH dan Pak Andika juga diundang, tapi enggak tahu dateng atau enggak,” kata Rano ditemui usai acara.

Namun keterangan Rano Karno tersebut berbeda dengan keterangan juru bicara Wahidin Halim, Jazuli Abdillah. Menurut Jazuli, pihaknya tidak pernah menerima undangan seperti yang diungkapkan oleh Rano Karno.

“Tidak ada undangan untuk Pak WH pada acara Peringatan Hari Ibu Tingkat Nasional di Masjid Raya Al-Bantani KP3B,” kata Jazuli saat dikonfirmasi sore tadi.

Menurut Jazuli, pernyataan Rano yang menyatakan bahwa WH dan Andika juga diundang hanya sebagai pembenaran untuk dirinya agar bisa hadir pada acara tersebut. “Dan itu bukan kali pertama Rano melakukan hal tersebut,” tuturnya.

Kemunculan Rano Karno dalam acara pemerintahan pasca-non aktif menjadi Gubernur Banten, juga terjadi pada acara Indonesian Summit Bussines 2016 di Australia Oktober lalu. Keberadaan Rano tersebut sempat dipertanyakan oleh anggota DPRD Banten, karena dianggap melanggar etika dan kepatutan.

Berita terkait: DPRD Perlu Tindaklanjuti 'Australia Gate' Rano Karno

Kali ini , Rano kembali muncul di acara resmi pemerintahan, yakni pada puncak Peringatan Hari Ibu Ke-88 tahun 2016 tingkat nasional yang dipusatkan di Provinsi Banten. Acaara tersebut dihadiri Presiden Jokowi, dan para menteri serta para kepala daerah di Banten, termasuk sejumlah kepala daerah di luar Banten yang mendapat penghargaan dalam bidang pemberdayaan perempuan.

Sementara dari Pemerintahan Provinsi Banten, hadir Plt Gubernur Banten Nata Irawan yang secara resmi menggantikan Rano Karno untuk memimpin Pemerintahan di Provinsi Banten hingga 2017.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Banten, Deden Apriandi mengaku tidak tahu perihal kehadiran Gubernur Banten non aktif Rano Karno dalam acara tersebut. “Humas pemprov juga enggak tahu,” ujar Deden. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Rano Karno, Gubernur Non Aktif yang Masih Suka Ikut di Acara Pemerintahan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top