Minggu, 16 Juni 2019 |
News Room - Banten Memilih

Rano Karno dan Belasan Pejabat Pemprov Banten Dilaporkan ke Bawaslu

Sabtu, 29 Okt 2016 | 21:26 WIB Dibaca: 2885 Pengunjung

Tim Advokasi WH-Andika menunjukkan bukti laporan di kantor Bawaslu Banten, Sabtu (29/10/2016).*

SERANG, [NEWSmedia] - Tim advokasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut satu, Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) melaporkan calon petahana Gubernur Banten Rano Karno beserta istri dan para pejabat di Pemprov Banten ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten, Sabtu (29/10/2016).

Dalam laporan itu, calon petahana Gubernur Rano Karno (RK) beserta istri serta sejumlah kepala SKPD Provinsi Banten diduga memanfaatkan acara pemerintahan untuk mengkampanyekan pasangan nomor urut dua di Pilkada Banten.

"Kita kedapatan foto RK satu hari sebelum kampanye damai, dalam foto itu terlihat RK bersama beberapa kepala SKPD bahkan Sekda Banten bergaya foto salam dua jari," kata Koordinator Tim Advokasi WH-Andika, Ferry Renaldi di kantor Bawaslu.

Ferry menjelaskan, Rano Karno adalah Calon Gubernur Banten nomor urut dua, yang juga telah mengkampanyekan simbol 'Salam Dua Jari'. Menurutnya, tindakan dalam foto tersebut sebagai sebuah bentuk kampanye, yang dilakukan dalam acara pemerintahan di Aula Pendopo Gubernur Banten.

"RK ini bisa berpotensi gugur, apalagi banyak ASN di dalamnya. Ini jelas melanggar PKPU Pasal 67 ayat 1," ujar Ferry.

Selain itu, sejumlah pejabat yang berpose bersama RK dengan mengacungkan simbol 'Salam Dua Jari', menunjukan bahwa mereka tidak netral sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Diketahui, dalam foto tersebut nampak sejumlah pejabat mengacungkan 'Salam Dua Jari' yang dipakai pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief untuk mengkampanyekan dirinya sebagai pasangan calon nomor urut dua di Pilgub Banten.

Pejabat tersebut antara lain Kepala DPPKD Nandy S Mulya, Kepala Biro Umum Siti Maani Nina, Kepala Dinas Koperasi & UMKM Nurhana, Sekda Banten Ranta Soeharta, Kepala SDAP Iing Suwargi, Asda II Eneng Nurcahyati, Kepala BPAD dr. Fatmawati, Kepala Dinsos Ino S Rawita, Kepala Dinkes Yanuar, Kepala Dinas Pertanian Agus M Tauchid, Kepala Bapeda, Hudaya Latuconsina.

Sementara beberapa pejabat lain yang ada di dalam foto tersebut, ada yang tidak mengacungkan simbol dua jari. [vredo]

Penulis: Vredo Putra
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Rano Karno dan Belasan Pejabat Pemprov Banten Dilaporkan ke Bawaslu
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top